Search

Dinkes Depok  Cari Tahu Penyebab Puluhan Siswa Terjangkit Hepatitis A

Dinas Kesehatan (Dinkes) sedang melakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab 33 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayahnya terjangkit penyakit hepatitis A. (foto:ltf)
Dinas Kesehatan (Dinkes) sedang melakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab 33 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayahnya terjangkit penyakit hepatitis A. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sedang melakukan uji laboratorium guna mengetahui penyebab 33 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang berada di wilayahnya terjangkit penyakit kuning atau hepatitis A.
Kepala Dinkes Kota Depok Novarita mengatakan penyakit kuning atau hepatitis A dikarenakan mengkonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi bakteri. Selain itu, perilaku hidup tak sehat juga dapat mengakibatkan diantaranya tak mencuci tangan sebelum makan atau usai buang air besar.
“Penyebabnya dari makanan dan minuman. Perilaku hidup tak sehat juga mempengaruhi, enggak cuci tangan sebelum makan atau sesudah BAB,” kata Novarita di Balaikota Depok, Senin (28/1/2019).
Berdasarkan data Dinkes Kota Depok dari 33 siswa itu tersebar di SDN Mekarjaya 30 sebanyak 10 siswa, SDN Mekarjaya 12 ada 2 siswa, SDN Sukamaju 9 sebanyak 10 siswa, dan SDN Sukamaju 6 sebanyak 11 siswa,
Di SDN Mekarjaya 12, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mencatat ada 2 murid, SDN Mekarjaya 30 ada 10 murid, SDN Sukamaju 6 ada 11 murid, dan di SDN Sukamaju 9 ada 10 murid yang terjangkit hepatitis A.
Atas dasar hal itu, kata Novarita, pihaknya mengambil sampel 20 pedagang kaki lima (PKL) makanan yang berdagang di SDN 6 dan 9 Sukamaju Kecamatan Cilodong. Sementara di SDN Mekarjaya 12 dan 30 Kecamatan Sukmajaya, Dinkes juga mengambil sampel 14 PKL yang menjajakan makanan di lingkungan sekolah tersebut.
“Kita sudah melakukan pengambilan sampel Swap Rectal VTM dari pedagang makanan di empat sekolah yang siswanya terjangkit hepatitis A. Hasilnya akan keluar dalan 14 hari kerja,” ujarnya.
Uji laboratorium sendiri dilakukan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP).
Sembari menunggu hasil uji laboratorium, Dinkes Depok telah melakukan penyuluhan terhadap siswa, guru, dan orangtua siswa agar memberlakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Kami sudah melakukan penyuluhan ke siswa, guru, dan orangtua siswa mengenai PHBS agar dilakukan. Untuk saat itu penyebab asal virus hepatitis A masih belum diketahui, masih menunggu hasil dari BBTKLPP,” pungkasnya. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...