Search

Dinyatakan Lakukan Pencemaran Nama Baik, Ketua DPC PKB Kota Depok Dituntut 8 Bulan Penjara

Suasana sidang di Pengadilan Negeri Depok. (foto:ltf)

Depok,reportasenews.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok Selamet Riyadi dituntut selama 8 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Selasa (25/8/2020).

Dalam sidang yang digelar terbuka dan untuk umum JPU Rozi Juliantono dan Rinaldy Adriansyah menyampaikan amar tuntutannya, menyatakan, terdakwa Selamet Riyadi yang merupakan Ketua DPC PKB Kota Depok terbukti bersalah sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang, dengan menuduh sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 8 bulan penjara,” ucap JPU dalam jalannya sidang di Ruang Cakra PN Depok. 
Usai tuntutan dibacakan JPU, majelis hakim yang diketuai Divo Ardianto menanyakan kepada terdakwa apakah keberatan atas tuntutan tersebut atau tidak? Lalu, terdakwa menjawab keberatan majelis. Atas hal itu, Divo menutup persidangan dan akan melanjutkan pada pekan depan yakni 1 September 2020 dengan agenda pledoi atau pembelaan.

Peristiwa itu bermula saat saksi korban Babai Suhaemi (politikus PKB) membaca Surat Kabar Harian yang isi pemberitaannya menyatakan Ketua DPC PKB Kota Depok Selamet Riyadi mengaku memiliki alasan kuat memecat Babai dari Partai PKB lantaran ada surat dari RSUD Kota Depoj bahwa saksi korban positif narkoba. Itu disampaikan terdakwa kepada Surat Kabar Harian pada 07 Agustus 2019 lalu. 

Selanjutnya, terdakwa menegaskan, Babai menggunakan obat-obatan berdasarkan data yang terdakwa miliki dari RSUD. “Kalau jenisnya RSUD lebih paham, itu bukan kewenangan saya”, kata terdakwa di pemberitaan tersebut.

Atas pemberitaan itu, saksi korban merasa kaget dan terkejut. Sebab, hasil tes urine saksi korban di RSUD Kota Depok pada 20 Juli 2018 dinyatakan bebas narkoba berdasarkan Surat Keterangan Bebas Narkoba Nomor : 4452/26291/VII/2018, tanggal 20 Juli 2018 yang dikeluarkan RSUD Kota Depok.

Kemudian terdakwa mengeluarkan surat Nomor : 160/DPC-03/VI/B.1/VI/2019 perihal permohonan pencabutan keanggotaan PKB bahwa saksi korban telah melanggar AD/ART Partai PKB dan Peraturan Perundangan-Undangan yang ada hasil Lab dari RSUD Kota Depok dengan hasil yang bersangkutan adalah positif mengkonsumsi narkoba jenis Benzodiazepin. (jan/ltf)




Loading Facebook Comments ...