Search

Diterjang Hujan dan Angin, Rumah Nenek Roboh

warga membantu melakukan pembersihan material rumah nenek Wiro, yang roboh rata dengan tanah.(foto: dic)
warga membantu melakukan pembersihan material rumah nenek Wiro, yang roboh rata dengan tanah.(foto: dic)

Probolinggo, reportasenews.com – Rumah seorang nenek renta roboh usai diterjang hujan lebat yang disertai angin. Rumah tersebut hanya dihuni nenek Wiro (80) warga Desa Jati Urip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Wiro, hanya tinggal sendiri di dalam rumah itu. Ia tak pernah mau tinggal dengan ketiga anaknya yang sudah memiliki rumah sendiri. Ia memilih sendiri tinggal di rumah berukuran 4×8 meter yang hanya berdinding anyaman bambu.

Wiro mengaku saat itu dirinya sedang berbaring di dalam rumahnya. Begitu rumahnya roboh, ia sempat tertindih lemari pakaian, dan kaki kanannya sempat terjepit hingga mengalami luka , namun tidak parah.

“Begitu hujan deras dan angin menerjang, rumah nenek ini roboh. Anehnya, nenek Wiro ini tidak apa-apa meski tertindih material rumahnya yang roboh, ia hanya luka sedikit karena kakinya terjepit,”ungkap Abdul Mujib, salah satu warga ketika di lokasi, Kamis (22/6).

Mujib menjelaskan, untuk sementara ini korban masih tinggal bersama anaknya sampai rumah yang ia tempati selesai diperbaiki. Nenek Wiro, kata Mujib, dari dulu ia tidak pernah mau tinggal bersama anak-anaknya, ia memilih tinggal sendiri di rumah yang ia huni berukuran kecil.

Husni, kepala desa setempat mengatakan, ia berjanji akan segera membenahi rumah korban secepat mungkin. Dan pihaknya telah melaporkannya ke pihak BPBD Kabupaten Probolinggo, dan dinas sosial untuk mendapatkan bantuan.

“Akan kami lakukan tindakan secepat mungkin untuk memperbaiki atau membuatkan rumah nenek Wiro ini. korban masih tinggal dengan anaknya untuk sementar,” jelas Husni, kepada wartawan.

Akibat kejadian ini, Wiro, mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Keluarga korban berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan rumah korban dan memberi bantuan.(dic)




Loading Facebook Comments ...