Search

Ditetapkan Tersangka, Oknum Guru Cabul Langsung Ditahan

Oknum guru tersangka pencabulan siswi ditangkap Satreskrim Polres Situbondo. (foto:fat)
Oknum guru tersangka pencabulan siswi ditangkap Satreskrim Polres Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Setelah memeriksa delapan siswi SDN I Banyuputih, Situbondo, yang menjadi korban pencabulan oknum guru, akhirnya Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo, menetapkan JM, sebagai tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur.

Setalah ditetapkan sebagai tersangka dugaan  pencabulan anak dibawa umur, tim Buser Polres Situbondo wilayah timur langsung menangkap JM di rumahnya, Jumat (9/2).

Selanjutnya, oknum guru berinisial JM itu langsung digelandang ke Mapolres Situbondo. Bahkan,  untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, oknum guru cabul tersebut langsung dijebloskan ke sel Mapolres Situbondo.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, setelah memeriksa delapan  korban  pencabulan dan bukti visum dari RSU Situbondo,   penyidik PPA Satreskrim Polres Situbondo langsung menetapkan  JM  sebagai tersangka.”Sehingga petugas langsung menangkap JM di rumahnya, karena khawatir yang bersangkutan melarikan diri,” ujar Iptu Nanang Priyambodo, Jumat (09/2).

Menurutnya, penetapan status tersangka terhadap  oknum  JM. Itu dilakukan   setelah berdasarkan  keterangan para  korban dan sejumlah saksi itu, JM terbukti melakukan pencabulan. Hal tersebut juga diperkuat dengan hasil Visum Et Repertum (VER) dari RSU Situbondo.”Sehingga dengan dua alat bukti  yang cukup tersebut, penyidik langsung menetapkan JM sebagai tersangka pencabulan,”imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum guru SDN I Banyuputih, Situbondo,   dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, lantaran  oknum guru Mata Pelajaran (Mapel) Bahasa Daerah itu, diduga melakukan pencabulan terhadap sembilan siswinya, kemarin.

Berdasarkan  laporan  para tua korban ke SPKT Polres Situbondo, oknum guru honorer  berinisial JM itu, melakukan pencabulan terhadap sebanyak sembilan siswinya  di ruang kelas,  dengan cara menggosokan telunjuknya ke kemaluan para korbannya.

Bahkan, tiga siswi yang menjadi korban diantaranya masih kelas satu di SDN 1 Banyuputih, Situbondo, sehingga mengakibatkan tiga siswi mengaku sakit untuk buang air kecil.(fat)




Loading Facebook Comments ...