Search

Ditjen Gakkum KLHK Segel 10 Lokasi Karhutla di Kalbar

Ditjen Gakkum KHLK, Selasa, 14 Agustus 2019, kembali menyegel 3 lokasi lahan terbakar. (foto:das)
Ditjen Gakkum KHLK, Selasa, 14 Agustus 2019, kembali menyegel 3 lokasi lahan terbakar. (foto:das)

Pontianakreportasenews.com –  Ditjen Gakkum KHLK, Selasa, 14 Agustus 2019, kembali menyegel 3 lokasi lahan terbakar pada areal konsesi PT MSL di Kabupaten Mempawah, PT TAS dan PT SPAS Kabupaten Ketapang.

Total lahan terbakar yang disegel 200 ha. Pekan yang lalu, Ditjen Gakkum KLHK telah juga menyegel lahan terbakar milik perusahananperkebunan dan HTI.

Saat ini kami sudah memberikan surat peringatan kepada 110 pimpinan  perusahaan yang lokasinya terindikasi ada titik api. Dan kami menugaskan para pengawas, penyidik dan tim SPORC untuk menindak para pembakar lahan. Mereka harus dihukum seberat-beratnya,” kata Rasio Ridho Sani, Dirjen Gakkummenegaskan komitmen Ditjen Gakkum KLHK, 14 Agustus 2019

Kebakaran lahan di areal konsesi IUPHHK-HTI milik PT MSL, di Kabupaten Mempawah, mencapai luas 40 ha. Kebakaran lahan di lokasi konsesi PT TAS, Kecamatan Tanjung Baik Budi, Kabupaten Ketapang mencapai 100 ha. Dan, kebakaran lahan di konsesi PT SPAS, di Kecamatan Sungai Putri, Kabupaten Ketapang, mencapai 60 ha. Kebakaran hutan dan lahan sudah terjadi seminggu yang lalu dan masih berlangsung sampai hari ini. 

Tim Verifikasi Ditjen Gakkum memasang papan segel di lahan konsesi perusahaan yang terbakar, sehingga perusahaan tidak bisa memanfaatkan lahan itu untuk aktivitas usaha, ungkap Hari Novianto, Komandan Brigade SPORC Gakkum Kalimantan. 

Kami sudah memanggil wakil 7 perusahaan yang lahannya sudah disegel sebelumnya untuk meminta klarifikasi terkait adanya kebakaran di areal perusahaan-perusahaan itu,” kata Hari Novianto menambahkan. 

Penyidik KLHK sudah menetapkan UB sebagai tersangka pembakar lahan seluas 270 ha di Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

Balai Gakkum KLHK Kalimantan melalui fasilitas intelligence room di Pontianak setiap saat selama 24 jam per hari, 7 hari per minggu, memantau titik api dan kebakaran lahan-hutan terutama di areal perizinan perkebunan kelapa sawit, IUPHHK-HTI, dan IUPHHK-HA, di Kalbar. (das)




Loading Facebook Comments ...