Search

DLH Situbondo Temukan Pencurian Pasir Laut

Puluhan karung pasir laut curian yang ditemukan DLH Situbondo. (foto:fat)
Puluhan karung pasir laut curian yang ditemukan DLH Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Situbondo, Jawa Timur, menemukan adanya aksi pencurian  pasir laut dengan skala besar dan berpotensi akan  merusak kelestarian lingkungan di kawasan pesisir utara Kabupaten Situbondo.
Kepala DLH Pemkab Situbondo Khalil mengatakan, sejak dua hari terakhir ini, pihaknya mendapati adanya aksi pencurian pasir di Dusun Pecaron, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo.”Diakui, aksi pencurian pasir laut  tersebut dilakukan dengan skala besar,”kata Khalil, Kepala DLH Pemkab Situbondo, Rabu (10/10/2018).
Sayangnya, petugas DLH Kabupaten Situbondo tidak menemukan pelaku pencurian pasir laut tersebut, petugas hanya menemukan puluhan karung yang sudah berisi pasir laut dan siap angkut di tepi pantai.”Diduga kuat, puluhan karung berisi pasir laut itu akan dijual oleh orang yang  tidak bertanggung jawab,”katanya.
Menurutnya, terbongkarnya aksi pencurian pasir  laut dengan jumlah besar itu, setelah petugas DLH Situbondo mendapatkan informasi tentang adanya aktivitas pencurian pasir laut menggunakan karung.
“Namun, saat petugas datang ke lokasi kejadian, petugas hanya menemukan barang bukti puluhan karung yang sudah berisi pasir, sedangkan pemilik dan pekerjanya sudah tidak ada di lokasi kejadian,”bebernya.
Menurut Kholil, aktivitas pengambilan pasir laut jumlah besar ini melanggar Undang Undang Nomor 27 Tahun 2007 dan diubah menjadi Undang Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.”Dalam Pasal 35 menyatakan bahwa Dilarang Melakukan Penambangan dan Pengambilan Pasir Laut yang Dapat Merusak Kelestarian Lingkungan,”ucapnya.
Lebih jauh Khalil menambahkan, untuk mengungkap pelaku pencurian pasir laut tersebut, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan Satreskrim dan Polair Polres Situbondo.”Karena aksi pencurian pasir melanggar Undang-undang. Oleh karena itu,  kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pengambilan pasir laut karena dapat merusak kelestarian lingkungan,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...