Search

DPRD Situbondo, Desak Bupati Dadang Terbitkan Perbup Dasibilitas

Pemerhati disabilitas serta pengurus PPDI Situbondo, bertemu dengan DPRD, kemarin. (foto:fat)
Pemerhati disabilitas serta pengurus PPDI Situbondo, bertemu dengan DPRD, kemarin. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com  – Meski Perda disabilitas sudah disahkan. Namun,  hingga kini implementasi Perda tersebut masih belum ada, sehingga DPRD mendesak Bupati Situbondo  untuk segera menerbitkan Perbup Disabilitas  tersebut.
Seperti diungkapkan Rudi Afianto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Situbondo, karena Perbup merupakan penjabaran pelaksanaan teknis Perda, sehingga pihaknya  berharap agar eksekutif melakukan pembahasan.”Dengan harapan, Perda yang disahkan betul-betul berbobot,”kata Rudi,  usai melakukan hearing  dengan pemerhati disabilitas, Kamis  (11/07).
Menurutnya, Perda disabilitas merupakan inisiasi Komisi VI. Regulasi ini memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas secara khusus. “Tujuannya, agar seluruh produk kebijakan di Situbondo harus dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Tidak terkecuali disabilitas,” katanya.
Rudi menjelaskan, dengan adanya Perda tersebut, kaum disabilitas akan terakomodir. Sebab,  seluruh masyarakat berhak menikmati fasilitas umum, seperti mendapatkan  pendidikan yang layak, kesehatan, serta fasilitas pemberdayaan ekonomi.
“Oleh karena itu, disabilitas) juga demikian. Perlu dijamin hak-haknya. Seluruh kebijakan pemerintah juga harus  berpihak kepada kaum disabilitas,”bebernya.
Sementara itu, Ketua persatuan penyandang disabilitas indonesia (PPDI)  Situbondo, Luluk Ariyantiny mengatakan, pihaknya berharap dan  meminta agar ada aturan yang lebih rinci tentang pelaksanaan teknis Perda Disabilitas tersebut. Atas dasar itu, dia merasa perlu bertemu langsung dengan anggota DPRD. “Kita hanya ingin agar Perda ini bisa diimplementasikan,”kata Luluk.
Menurutnya, pihaknya  berharap masing-masing OPD dalam melakukan kebijakan  yang pro disabilitas. Baik dari sisi anggaran, dan pelayanan yang inklusi disabilitas. “Agar Situbondo benar-benar menjadi kota inklusi, seperti yang diinginkan oleh Bupati dan Wabup Situbondo,” katanya.
Lebih jauh Luluk menegaskan, pihaknya  meminta kepada semua elemen masyarakat di Kabupaten Situbondo,  untuk mendorong partisipasi disabilitas dalam pembangunan. Baik di kabupaten hingga pembangunan di desa.(fat)



Loading Facebook Comments ...