Search

Dua Bandar Sabu Divonis Lebih Ringan di PN Depok

Terdakwa saat menjalani sidang di PN Depok. (foto:ltf)
Terdakwa saat menjalani sidang di PN Depok. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan hukuman kepada dua bandar sabu ratusan gram lebih ringan dari pada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Dua bandar yang dapat keringanan itu ialah Thareq Akbar Alkhansya dan Rizky Aditia Suseno.
Padahal terdakwa Thareq Akbar Alkhansyah sebelumnya dituntut JPU Lira Apriyanti selama 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp 3.000.000.000 atau apabila tak dibayar maka digantikan hukuman penjara selama 3 bulan. Sebab Thareq Akbar Alkhansya dinyatakan JPU terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I bukan jenis tanaman yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Pada Senin (1/7/2019) di ruang persidangan PN Depok, majelis hakim yang diketuai Sri Rejeki Marsinta dengan anggota Nanang Herjunanto dan Rizky Mubarak Nazario menyatakan sependapat dengan JPU tuntutan. Meski sependapat, hukuman terhadap terdakwa Thareq Akbar Alkhansya selama 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 3.000.000.000 atau apabila tak dibayar maka akan digantikan dengan hukuman penjara selama 3 bulan.
Terdakwa Rizky Aditia Suseno dituntut JPU Iwan Sofyan selama 13 tahun 4 bulan penjara dan denda sebesar Rp 1.000.000.000 atau apabila tak dibayar maka digantikan hukuman penjara selama 4 bulan. Hukuman selama itu diberikan lantaran terdakwa Rizky Aditia Suseno dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dan prekusor narkotika tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika golongan I yang beratnya melebihi 5 gram sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Rabu (3/7/2019), majelis hakim yang dipimpin Wakil Ketua PN Depok Nenny Yulianny dengan anggota Nanang Herjunanto dan Rizky Mubarak Nazario menyatakan sependapat dengan tuntutan JPU. Kendati demikian, hukuman yang dijatuhkan terhadap terdakwa Rizky Aditia Suseno berkurang selama 1 tahun 4 bulan penjara. Sebab dalam amar putusan, terdakwa dijatuhi hukuman selama 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1.000.000.000 atau apabila tak dibayar maka digantikan hukuman kurungan penjara selama 4 bulan. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...