Search

Dubes Rusia di Ankara Terluka Parah Ditembak Dari Belakang

Duta Besar Rusia Andrey Karlov ditembak dari belakang di Ankara, Turki
Duta Besar Rusia Andrey Karlov ditembak dari belakang di Ankara, Turki

Ankara Turki, reportasenews.com : Duta Besar Rusia Andrey Karlov untuk Turki ditembak di ibukota Ankara. Dubes Karlov berbicara pada sebuah pameran foto di Ankara ketika ia ditembak dari belakang oleh pria tak dikenal, media Turki mengatakan. Sementara itu Kantor Berita Rusia RIA malah menyebutkan Dubes Karlov tewas ditempat

Duta Besar Rusia untuk Ankara telah terluka parah dalam serangan senjata dan dibawa ke rumah sakit. Dari sebuah akun Twitter, Mahir Zeynalov, tampak Andrey Karlov terkapar tak berdaya dilantai diruangan pameran. Andrey Karlov telah mewakili Rusia di Turki sejak 2013.

Laporan awal menyebutkan ia berpidato di sebuah pameran foto di Ankara ketika ia ditembak di belakang. Selain dirinya, disebutkan oleh Independent bahwa tiga orang lainnya dilaporkan terluka.

Tembakan susulan terdengar sekian kali, menurut CNN Turki, dan orang-orang bersenjata dilaporkan masih buron. Saksi mata mengatakan, penyerang sempat berteriak, “Kami mati di Aleppo, Kamu mati disini!!”

Turki sering dihantam oleh gelombang serangan teroris sejak tahun silam dan intensitasnya kian meningkat, pemerintah Turki menuding bahwa itu semua dibuat oleh militan Kurdi. Selain itu, teroris ISIS juga banyak diduga beroperasi di negara ini.

Rusia dan Turki memiliki hubungan yang mencekam tegang dalam beberapa kali kejadian, dan keduanya mendukung faksi saingan dalam konflik Suriah.

Hubungan kedua negara mencapai titik terendahnya setelah Turki menembak jatuh sebuah jet Sukhoi Rusia pada tahun 2015, sejak insiden itu pihak Ankara dan Moskow melakukan upaya untuk meningkatkan hubungan diplomatik yang lebih dinamis Hingga kini belum ada berita lanjutan atas kondisi Dubes Andrey Karlov dan pelaku penembakan itu (HSG/ dari berbagai sumber)

 

[vc_row][vc_column][vc_video link=”https://youtu.be/aiE6HExefEU”][/vc_column][/vc_row]




Loading Facebook Comments ...