Search

Edarkan Uang Palsu, Pemuda Desa Ditangkap Polisi

Pelaku yang diamankan berikut barang bukti upal miliknya. (Foto : istimewa)
Pelaku yang diamankan berikut barang bukti upal miliknya. (Foto : istimewa)
Pasuruan, reportasenews.com – Tertangkapnya Iswanto (26), asal Dusun Tampung RT 02 RW 07, Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jatim, yang dugaan merupakan pengedar uang palsu (upal) di kawasan Kecamatan Rembang, hingga saat ini polisi terus mendalami kasus tersebut setelah berhasil mengamankan pemuda desa ini saat edarkan upalnya.
Serangkaian penyelidikan dilakukan polisi lantaran disinyalir peredaran upal tersebut melibatkan komplotan jaringan upal antar daerah yang masuk kawasan pedesaan.”Memang benar, dari laporan yang masuk, pelakunya terbukti mengedarkan uang palsu. Sehingga petugas jajaran mengamankannya,” ujar Kasubbag Humas Polres Pasuruan, AKP Hardi, Senin (18/2/2019).
Ditangkapnya pelaku kesehariannya kerja serabutan ini, saat akan edarkan upal pada Kamis (14/2/2019), setelah banyaknya warga yang tertipu atas uang yang dimiliki Iswanto karena tak asli. Sehingga warga melaporkannya ke Mapolsek Rembang. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 10 lembar uang pecahan kertas 100 ribu, di rumahnya saat dilakukan penggeledahan.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa upal itu ia dapatkan dari pelaku lain berinisial TD (15). Bahkan upal tersebut sudah beredar sebanyak Rp 4 juta berupa lembar pecahan 100 ribu sejak sebulan lalu.”Petugas polsek jajaran telah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang identitasnya sudah didapatkan. Mudah-mudahan secepatnya tertangkap,” harapnya.
Peredaran upal yang sudah merambah wilayah pedesaan ini, agar modus aksi pelaku tak terendus polisi. Selain itu, dikira warga desa tak bisa membedakan antara upal dengan yang asli. Tentu saja atas ulah Iswanto ini, menimbulkan keresahan warga sekitar. Pelaku terancam kurungan penjara 15 tahun lantaran melanggar pasal pasal 245 KUHP tentang peredaran upal. (abd)



Loading Facebook Comments ...