Search

Enam Kecamatan di Situbondo Berpotensi Terjadi Angin Puting Beliung

Salah satu rumah tertimpa pohon tumbang di Situbondo akibat diterjang angin kencang. (foto:fat)
Salah satu rumah tertimpa pohon tumbang di Situbondo akibat diterjang angin kencang. (foto:fat)
,
Situbondo,reportasenews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, mencatat sebanyak enam dari jumlah  sebanyak  17 kecamatan di Kabupaten Situbondo, yang berpotensi terjadi bencana angin puting beliung,  dalam beberapa hari ke depan pada musim hujan tahun 2019 ini.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Taufiq Hidayat mengatakan, karena tercatat enam kecamatan yang berpotensi terjadi bencana angin putih beliung, sehingga pihaknya menghimbau kepada warga Situbondo untuk tetap waspada.”Khususnya yang berada di enam kecamatan yang diprediksi masuk  zona rawan hujan dan terjadinya angin kencang dalam beberapa hari ke depan,” kata Taufik Hidayat, Senin (18/3/2019).
Menurutnya, enam kecamatan di Situbondo yang berpotensi terjadi angin puting belung. Masing-masing adalah, Kecamatan Jatibanteng, Sumbermalang, Banyuglugur, Besuki, Asembagus, dan Kecamatan Banyuputih.”Untuk itu, saya menghimbau kepada warga pada enam kecamatan tersebut, untuk memotong pohon yang ada di sekitar rumahnya, karena dikhawatirkan akan roboh diterjang angin kencang,”imbuhnya.
Pria yang akrab dipanggil Taufik menambahkan, enam kecamatan di Kabupaten Situbondo, yang berpotensi terjadi angin puting beliung, karena disebabkan adanya awan kumulus, yakni awan yang terlihat hitam pekat.
“kalau melihat awan hitam pekat, itu merupakan awan kumulus. Oleh karena itu, ketika melihat awan kumulus sudah harus antisipasi, sebab awan tersebut mengandung energi negatif dan positif dan biasanya terjadi hujan deras bersamaan dengan petir,” ujarnya.
Sedangkan 11 kecamatan lainnya, lanjut Taufiq, kemungkinan besar aman, namun demikian masyarakat tetap dihimbau untuk tetap selalu waspada.
“Semoga di Situbondo tidak terjadi apa-apa, kendati BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada,” katanya.
Lebih jauh Taufiq menambahkan, untuk mengantisipasi dan mengurangi resiko bencana, BPBD Situbondo gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi bencana alam ke desa-desa di Kabupaten Situbondo.
“Ada beberapa desa yang sudah kami bentuk desa tangguh bencana, seperti Desa Sumberkolak di Kecamatan Panarukan,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...