Search

Fotografer Yang Sekarat Mendapatkan Keinginannya Kunjungi Toko Leica

Singapura, reportasenews.com – Seorang fotografer berusia 69 tahun yang meninggal akibat penyakit akut paru-paru baru-baru ini mendapatkan keinginannya untuk mengunjungi Leica Store yang baru saja dibuka.

The Straits Times melaporkan bahwa seorang fotografer lepas Alan Lee membaca tentang toko baru di Fullerton Hotel bintang 5 di Singapura, dia mengunjunginya setelah keinginannya dikabulkan.

Lee menderita penyakit pernafasan yang disebut penyakit paru obstruktif kronik, dan dia sempat dirawat di Hospice Assisi di Singapura.

Untuk membuat mimpinya menjadi kenyataan, pengasuh Lee dengan hati-hati merencanakan perjalanan khusus untuk keinginan terakhir dia. Pada harinya, Lee melakukan perjalanan dari rumah perawatan ke Leica Store, bernapas dengan bantuan konsentrasi oksigen portabel saat ia menikmati tur satu jam khusus.

“Dia membolak-balik buku-buku fotografi seperti Sebastiao Salgado’s Workers, Magnum Stories, Vietnam Inc oleh Philip Jones Griffiths dan 100 tahun fotografi Leica yang tertangkap di Eyes Wide Open,” tulis Straits Times. “Dia juga melihat pameran foto di galeri dan membelai kamera Leica sebanyak yang dia inginkan.”

Awal bulan ini, Lee juga mencentang item lain dari daftar ‘bucket list’ nya yakni memegang pameran fotonya yang menunjukkan seperti apa kehidupan di rumah sakit. Pilihan 19 potret dipajang di rumah sakit pada tanggal 2 Agustus.

“Ini bukan gambar sedih, bukan gambar tangis,” kata Lee pada Strait Times. “Mereka menunjukkan masih ada sedikit kehidupan di sini dan saya berharap orang bisa melihat sedikit kebahagiaan di sini. Seseorang pernah berkata, jika Anda tidak bisa menambahkan hari ke kehidupan Anda, tambahkan kehidupan itu ke hari-hari Anda. “

“Saya tidak siap untuk mati, saya tidak datang kemari untuk mati, saya datang ke sini untuk mengambil foto.” (Hsg)




Loading Facebook Comments ...