Search

Gelapkan Uang Nasabah Rp250 Juta, Oknum Karyawan Bank Mega Dipolisikan

Kantor bank mega Situbondo, di jalan arguporo, Situbondo. (foto:fat)
Kantor bank mega Situbondo, di jalan arguporo, Situbondo. (foto:fat)

Reportasenews.com – Oknum karyawan Bank Mega Situbondo bernama Fitra Selvia Ariyanto (32), dilaporkan  ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, dengan pelapor Suwarni (56), warga perumahan Ayuban Jaya, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo.

Pasalnya, perempuan berhijab yang mengaku  beralamat di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo ini menggelapkan uang korban Suwarni  sebagai calon nasabah Bank Mega Situbondo, dengan nominal sebesar Rp.250 juta.

Diperoleh keterangan, aksi penipuan dan penggelapan  itu terjadi  pada 2 Juli 2019 lalu itu, terlapor mendatangi rumah korban di  perumahan ayuban jaya blok I/96 Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo. Saat itu, terlapor menawarkan program deposito dengan bunga yang sangat menggiurkan.

Namun,karena tertarik dengan program deposito yang ditawarkan oleh terlapor Fitra Selvia,  karena korban  mengaku tertarik  korban langsung menabung uang dengan nominal sebesar Rp.250 juta. Saat itu, terlapor langsung menyerahkan bukti slip setoran kepada korban.

Ironisnya, setelah satu minggu  korban menyetorkan uang  sebesar Rp.250 juta kepada terlapor, korban mencoba cek setoran uangnya ke bank mega, dan ternyata uang  sebesar Rp.250 juta untuk tabungan deposito itu tidak disetorkan ke bank mega, melainkan digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Mengetahui uang sebesar Rp.250 juta tidak disetorkan, saya  berusaha menghubungi terlapor melalui ponselnya, namun  terkesan tidak ada itikad baik dari terlapor, hingga akhirnya saya melaporkan kasus penggelapan uang ini ke Mapolres Situbondo,”ujar Suwarni, Selasa (3/12/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Ali Nuri membenarkan laporan kasus  penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp.250 juta, dengan terlapor oknum karyawan bank mega Situbondo bernama Fitra Selvia Ariyanto.

“Dalam melaporkan kasus penipuan dan penggelapan yang dialaminya, korban membawa barang bukti slip setoran uang sebesar Rp.250 juta,  yang ditandatangani langsung  terlapor,”kata Iptu Ali Nuri.(fat)




Loading Facebook Comments ...