Search

Genk Motor Depok Mulai Diadili

Para pelaku yang tergabung dalam geng motor Jepang (Jembatan Mampang) sudah meresahkan masyarakat Depok ini, akhirnya diringkus oleh Polres Metro Depok.
Para pelaku yang tergabung dalam geng motor Jepang (Jembatan Mampang) sudah meresahkan masyarakat Depok ini, akhirnya diringkus oleh Polres Metro Depok.

 

Depok, reportasenews.com–Kesembilan terdakwa dibawah umur, yang terlibat kasus penjarahan secara beramai ramai, akhirnya menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Depok.

Para terdakwa didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Depok, dengan pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2, serta pasal 368 KUHP junto 65, kejahatan yang dilakukan secara beramai ramai, dengan ancaman hukuman selama 9 tahun penjara.

Para kesembilan terdakwa, Ag(16),D(16),W(15),F(17),M(12), AB(17),BA(17),EA(17),YA(17) menjalani persidangan, setelah sebelumnya melakukan penjarahan toko pakaian Fernando, Sukmajaya, yang dilakukan secara beramai ramai.

Para pelaku yang tergabung dalam geng motor Jepang (Jembatan Mampang) sudah meresahkan masyarakat Depok ini, akhirnya diringkus oleh Polres Metro Depok.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim tunggal Nanang Harjunanto, dan Jaksa Penuntut Umum Enda,Putri,Ika Pratiwi berjalan dengan tertutup. pasalnya, kesembilan terdakwa masih dibawah umur.

Dari enam terdakwa, Ag,D,W,F,M,Ab, sebelumnya juga telah melakukan tidak pemerasan di Warteg Bahari Cinere, dan mereka didakwa pasal 365,368 KUHP ancaman hukuman 9 tahun. Karena para terdakwa masih dibawah umur, mereka terancam setengah dari ancaman hukuman dari pasal 365 dan 368 KUHP.

Setelah persidangan para terdakwa menangis dan terdiam, mereka menyesal karena perbuatannya. sidang akan dilanjutkan Senin depan. (tat)




Loading Facebook Comments ...