Search

Geobike Kaldera Toba #6 Sebagai Momentum Bangkitnya Industri Pariwisata

Peserta Geobike Kaldera Toba #6 dengan menerapkan protokol kesehatan. (foto.dik)

Toba, Reportasenews – Pandemi Covid-19 menciptakan tren baru dalam berwisata. Saat ini wisatawan harus lebih memperhatikan protocol dalam berwisata, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, keamanan, serta kenyamanan.

Kegiatan wisata minat khusus berbasis alam atau outdoor, seperti wisata bersepeda akan diminati oleh masyarakat selepas pandemi Covid-19, kegiatan wisata bersepeda di alam terbuka seperti kawasan Geopark berpotensi bagus untuk dikembangkan karena sejalan dengan tren gaya hidup sehat yang saat ini digandrungi masyarakat dunia dan menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Geobike Kaldera Toba ke-6 yang diselenggarakan oleh Rumah Karya Indonesia selama 3 (tiga) hari pada tanggal 4 – 6 September 2020 tak lain bertujuan untuk mempromosikan kembali pariwisata Danau Toba sebagai kawasan pariwisata yang diunggulkan di tingkat Internasional sekaligus untuk memperkenalkan Toba Caldera UNESCO Global Geopark pada era adaptasi kenormalan baru dalam rangka pemulihan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Start Geobike Toba #6 dari Geosite Sipinsur, Sabtu (05/09/20). (foto.dik)

Jumlah peserta Geobike Kaldera Toba #6 dibatasi hanya 50 orang yang terdiri dari Komunitas Sepeda Jendela Toba, RKI, Pemerintahan Kabupaten dan Pempropsu,Tim Percepatan GKT, Blogger, Media, Mahasiswa dan Pecinta Lingkungan.

Event bertajuk “Geobike Kaldera Toba #6” merupakan kegiatan dengan konsep funbike dan nomadic tourism yang memperkenalkan Geoarea dan Geosite meliputi komponen Geodiversity, Biodiversity dan Culturediversity dengan menerapkan protokol kesehatan Clean, Health, Safety & Enviromental Sustainbility (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan).

Hal ini sejalan dengan program Clean, Health, & Safety (CHS) yang terus digalakkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kemenparekraf / Baparekraf, dalam kesempatan ini adalah Direktorat Promosi Wisata Minat Khusus, sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan Geobike Kaldera Toba #6 sebagai suatu bentuk promosi aktivitas wisata minat khusus Geobike yang menjadi salah satu daya tarik Geowisata di Toba Caldera UNESCO Global Geopark. Tentunya dengan terus mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui program Clean, Health, Safety & Enviromental Sustainbility bagi masyarakat, pengunjung, maupun pelaku pariwisata setempat untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan.

Kegiatan ini berlangsung dengan etape dimulai dari Medan menuju Geosite Sipinsur, Geosite Bakkara-Tipang, kemudian Geosite Muara-Sibandang, hingga Makam Sisingamangaraja XII di Kota Balige sebagai garis FINISH.

Selama perjalanan para peserta akan mengunjungi berbagai Geosite sambil mencicipi kuliner khas daerah setempat.

Pertunjukan seni budaya digelar di Geosite Sipinsur, Jumat (04/09/20). (foto.dik)

Selain pergelaran Fun Bike menyusuri desa-desa di sekitar Kawasan Danau Toba, dalam event Geobike Kaldera Toba #6 ini juga diadakan Talk Show bersama pesepeda dengan mengangkat Clean, Health, Safety & Enviromental Sustainbility, Panggung Seni dan Budaya, serta Sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang pentingnya Clean, Health, Safety & Enviromental Sustainbility pada era kenormalan baru.

Harapannya, acara ini bisa menjadikan momentum bangkitnya semangat dan energi baru bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar Kawasan Danau Toba.(*)




Loading Facebook Comments ...