Selasa, 17 Januari 2017

Gillnet Millenium Gantikan Cantrang

Gillnet Millenium Gantikan Cantrang
KKP melakukan pendampingan kepada nelayan yang menggunakan alat tangkap baru

JAKARTA, REPORTASE – Alat tangkap cantrang yang biasa digunakan para nelayan di Jawa Tengah, Kamis (13/10) mulai diganti dengan alat tangkap modern yang diberi nama Gillnet Mellenium oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain mengganti cantrang dengan alat baru, kementerian juga melakukan kegiatan pendampingan  operasional alat tangkap gillnet millennium, di Pelabuhan pantai Morodemak, Kabupaten Demak yang sudah berlangsung sejak 4-7 Oktober lalu.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Tim Gabungan Solusi Penggantian Alat Tangkap Cantrang di Jawa Tengah. Khusus bagi nelayan dibawah 10 GT. Menurut Ketua Tim Gabungan Solusi Penggantian Cantrang yang juga menjabat sebagai Plh. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Agus Suherman, kegiatan ini diawali dengan sosialisasi, identifikasi dan verifikasi nelayan sasaran.

“Kegiatan pendampingan telah dilakukan dari sosialisasi hingga ke tahap verifikasi nelayan. Anggota tim gabungannya ada dari DJPT KKP, BBPI Semarang, DKP Provinsi Jateng dan berbagai tokoh masyarakat”, ungkap Agusdi Kantor KKP Jakarta.

Kegiatan pendampingan operasional ini bertujuan agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu. Selain itu, pemerintah ingin memastikan nelayan dapat mengoperasionalkan Gillnet Millennium secara efektif dan efisien.

Sementara Kepala Dinas KP Provinsi Jawa Tengah Lalu M. Syaifudin melihat  masyarakat sangat antusiasme mengganti alat cantrangnya, terutama saat pemerintah bersedia turun tangan membantu penggantian alat tangkap.

“Dengan pendampingan seperti ini, maka nelayan akan lebih efisien dalam menangkap ikan secara selektif dan sesuai dengan jalur operasinya. Dengan demikian alat tersebut dapat digunakan oleh yang bersangkutan dan tidak mangkrak atau malah dijual”, ucap Lalu.(Liy/EH)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...