Search

Gubernur Jatim Sukarwo: Pengelolaan Taman Teknologi Pertanian  Harus Libatkan Masyarakat

Gubernur Jatim H Soekarwo didampingi Bupati Gresik Sambari dan CEO PT Plowijo Gosari Gresik Achmad Djauhar Arifin saat membuka acara Sosialisasi TPP Plus. (dik)
Gubernur Jatim H Soekarwo didampingi Bupati Gresik Sambari dan CEO PT Plowijo Gosari Gresik Achmad Djauhar Arifin saat membuka acara Sosialisasi TPP Plus. (dik)

Gresik, reportasenews.com – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyatakan perkembangan holtikultura adalah penopang perekonomian Jawa Timur. Untuk itu, Gubernur Jawa Timur yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini  memuji Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang sangat peduli akan berdirinya Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus di Gresik. Gubernur juga berharap agar TTP Plus Gresik ini tidak dijadikan corporate.

Pernyataan tersebut disampaikan Pakde Karwo saat membuka acara Sosialisasi Taman Teknologi Pertanian (TTP) plus Gresik yang berlangsung di Hotel Bumi Surabaya,  Senin (30/07/2018). Orang nomor satu di Jatim ini menandaskan agar pengelolaan TPP Plus Gresik harus menyejahterakan masyarakat petani sekitar.

“Intinya harus menyejahterakan masyarakat petani sekitar. Libatkan semua masyarakat untuk pengelolaan TTP plus ini adalah hal yang sangat penting. Misalnya seperti yang sudah dilakukan oleh PT Gosari dengan memberikan bibit dan melatih petani,”katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto berharap seluruh pakar pertanian yang ikut dalam mensosialisasikan TTP plus Gresik agar bisa hadir di Gresik. “Kami berharap para pakar pertanian ini bisa hadir di Gresik untuk memberikan pembinaan kepada semua petani Gresik atau semua unsur yang ada di TPP plus Gresik”. Ungkap Sambari usai mengikuti acara sosialisasi tersebut.

Bupati Sambari juga sangat berharap agar TTP plus yang ada di Desa Sukodono Panceng Gresik Jawa Timur dapat memajukan pertanian holtikultura serta seluruh produk pertanian Gresik sebagai komoditas ekspor untuk peningkatan devisa.

TTP plus seluas 10 hektar serta 40 hektar lahan yang lain merupakan waduk ini pada 8 Agustus 2018 pengelolaannya akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Gresik. Bupati berharap agar setelah di serahkan ke Pemkab Gresik, pihak Pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Timur tetap memberikan pembinaan.

Sosialisasi TTP plus Gresik yang dibuka oleh Gubernur Jawa Timur H. Sukarwo ini diikuti oleh seluruh Kepala Dinas Pertanian se-Jawa Timur. Selain itu tampak para pakar pertanian dari seluruh Indonesia dan Perguruan tinggi. Tampak di kursi undangan CEO PT Polowijo Gosari Gresik Achmad Djauhar Arifin serta manajemen PT Polowijo Gosari.

Sosialisasi ini sangat menarik karena pada kesempatan itu panitia juga mengadakan seminar untuk sosialisasi TTP plus Gresik ini. Sjumlah pakar pertanian hadir diantaranyaProf. Nuhfil Hanani AR. MS Rektor Universitas Brawijaya, Dr. Ir Mohammad Syakir. MS (Balitbang Pertanian Pusat), Dr. Drs. Sarwo Edhy, SP. MM (Dir. Buah dan Florikultura Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI) serta Gun Soetopo (CEO Sabila Farm, pakar buah tropika). (dik)




Loading Facebook Comments ...