Search

Hamili Gadis Idiot, Pria Paruhbaya Dilaporkan ke Mapolres Situbondo

foto Ilustrasi. (ist)
foto Ilustrasi. (ist)

Situbondo,reportasenews.com – Diduga memperkosa seorang gadis  yang  mempunyai keterbelakangan mental, seorang pria bernama Mahad (50), warga desa di Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo, dilaporkan Ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres setempat.

Sebab, akibat disetubuhi oleh terlapor Mahad, dengan tempat kejadian di kamar di toko milik terlapor Mahad,  yang diduga dilakukan berulangkali,  gadis yang diketahui masih dibawa umur itu  tengah hamil lima  bulan.

Terungkapnya  gadis dibawa umur menjadi korban aksi pencabulan terlapor Mahad itu, berawal dari kecurigaan orang tuanya kepada anak keduanya,  yang mempunyai keterbelakangan mental. Bahkan, setelah diperiksa ke salah seorang bidan, dan ternyata anaknya tengah hamil tujuh bulan.

Mengetahui anaknya tengah  hamil lima  bulan.  Bahkan, dan setelah ditanyakan anaknya mengaku disetubuhi terlapor Mahad di tokonya, orang tua korban  langsung melaporkan  kasus yang dialami putrinya ke Mapolres Situbondo.

“Awalnya saya curiga, karena perubahan yang sangat mencolok di tubuhnya. Bahkan, setelah saya tanyakan ternyata anak kedua saya  mengaku sering menjadi korban pencabulan terlapor,”kata orang tua korban, Jumat  (28/2/2020).

Menurutnya, karena terlapor tega menghamili anak keduanya yang masih dibawa umur dan mempunyai keterbelakangan mental, pihaknya berharap terlapor dihukum  dengan hukuman  yang setimpal dengan  perbuatannya.”Saya berharap,  pelaku pencabulan terhadap anaknya, agar  dihukum dengan hukuman  yang setimpal,”pintanya.

Kasubag Humas Polres Situbondo  Iptu Ali Nuri membenarkan  tentang laporan kasus pencabulan terhadap anak dibawa umur dan mempunyai keterbelakangan mental. Untuk mendalami kasusnya, penyidik perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.

“Namun, jika  terlapor   Mahad terbukti, terlapor  akan dijerat dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...