Search

Harga Lombok Makin Pedas di Situbondo 

Pedagang di pasar tradisional di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo. (foto:fat)
Pedagang di pasar tradisional di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Meski hari raya idul kurban tahun 2019 masih tinggal satu bulan lagi, namun harga sebagian kebutuhan pokok  mulai naik di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo.
Bahkan, harga lombok besar mencapai Rp60 ribu perkilogram, padahal harga sebelumnya   hanya berkisar antara Rp30 ribu perkilogram. Selain itu, harga lombok kecil juga mulai merangkak  naik. Sebelumnya harga lombok kecil hanya sebesar Rp.21 ribu. Saat ini, harga lombok kecil mencapai Rp50 ribu perkilogramnya.
Misyanto (51), salah seorang pedagang di pasar tradisional di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengatakan, dalam dua pekan terakhir ini, dikaui harga lombok mulai merangkak  naik di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo.
“Kenaikan harga lombok itu terjadi dua pekan terakhir ini, harga lombok besar saat ini mencapai  Rp60 ribu, sedangkan harga lombok kecil sebesar Rp50 ribu,”ujar Misyanto, Minggu (7/7/2019).
Menurutnya, ada dua faktor yang menjadi penyebab naiknya  harga lombok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, pertama karena dalam beberapa hari terakhir ini banyaknya  permintaan,  sedangkan yang kedua karena kurangnya pasokan lombok dari distributor.”Sehingga harga lombok mejadi naik di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo,”beber Misyanto.
Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga bernama Rina Mariana (40), asal Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Situbondo mengatakan, karena harga lombok mulai naik dalam beberapa pekan terakhir ini. Bahkan, harga lombok kecil mencapai Rp50 ribu perkilogram.”Saya menyayangkan harga lombok yang terus naik, saya berharap menjelang hari raya idul adha harga lombok dan kebutuhan yang lain bisa turun,”harap Rina Mariana.(fat)



Loading Facebook Comments ...