Search

Hari Pers Nasional :Pokja Depok dan Muspida Ajak Masyarakat Stop Berita Hoax

Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna hadir dalam perayaan HPN 2018 di Depok. (foto:ltf)
Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna hadir dalam perayaan HPN 2018 di Depok. (foto:ltf)

Depok, reportasenews.com – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Kelompok Kerja Wartawan (Pokja) Depok bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) menggelar serangkaian acara di Depok Town Square (Detos), Jalan Raya Margonda, Depok. Rangkaian acara adalah *syukuran dan santunan yatim*, bermain air soft gun di Predator Land dan nonton bareng (nobar)  di Cinemax *Depok Town Square* Rangkaian acara yang digelar bertajuk ‘Insan Pers Bernurani Membawa Masyarakat Madani’.

Ketua Pokja Wartawan Depok Sidharta Agung mengatakan, pada hari tersebut merupakan momen penting untuk memberikan edukasi lebih dalam terhadap masyarakat terkait informasi yang kerap muncul dengan berbagai konten negatif.

“Informasi yang masuk sulit untuk disaring. Perlu adanya edukasi tentang itu. Peran pers menjadi sangat penting dalam mengimbangi berita yang tidak jelas sumbernya,” kata Darta yang merupakan wartawan Metro Tv.

Kegiatan tersebut, kata Darta, juga diharapkan dapat memperkuat sinergisme antara wartawan dengan pemerintah dan juga aparat kepolisian demi menjaga ketertiban serta keamanan Kota Depok.

“Ini juga berkaitan dengan pentingnya kedekatan antara insan pers dan masyarakat. Salah satunya dengan menjalin hubungan melalui acara yang kami buat ini,” katanya.

hpndepok2Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyambut baik acara HPN 2018 di Depok. Ditegaskan bahwa momen HPN 2018 mesti dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat guna menangkal berita hoax yang kerap ramai di media sosial.

“Insan pers sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi juga wajib mengedukasi masyarakat agar tidak percaya begitu saja dengan berita yang kurang berfaedah,” kata Idris.

Idris mengatakan, berita hoax merupakan gerbang kehancuran. Sebab, kata Idris, tidak sedikit dari masyarakat yang mempercayai begitu saja tanpa menyelidiki akan kebenaran berita tersebut.

Sementara, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengaku akan terus mendukung wartawan dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dan memantau penyebaran berita bohong atau hoax yang ramai di media jejaring sosial.

Bahkan, ia pun menjelaskan bakal menindak tegas oknum yang kedapatan menyebar info tersebut. “Tanpa kompromi, kami akan tindak tegas demi ketertiban serta keamanan. Tentunya kami butuh bantuan masyarakat untuk segera memberi tahu kalau ada berita hoax yang menjadi viral,” kata Didik. (ltf)




Loading Facebook Comments ...