Search

Hari Pertama Kerja, 39 PNS Depok Mangkir

ilustrasi. (istimewa)
ilustrasi. (istimewa)
Depok,reportasenews.com  – Pasca cuti lebaran hari pertama, puluhan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kota Depok tak masuk kerja. Atas hal itu Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok siap menjatuhkan sanksi.
Hal tersebut pun diutarakan Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri. Dia mengatakan, pada hari pertama masuk kerja ada 39 PNS yang tak mengantor. Alasan para PNS ini pun beragam. Mulai dari urusan keluarga dan keperluan lainnya.
“Cukup lumayan yang tidak masuk. Dari 6.795 pegawai yang tak ngantor ada 39 orang. Sudah kami cek semua dan mereka yang tak masuk merupakan staf di beberapa dinas,” kata Supian saat dikonfirmasi, Kamis (21/06).

Supian menjelaskan, dari 39 PNS yang tak masuk kerja itu, ada 35 orang yang mengajukan izin. Sedangkan 4 PNS lain tanpa keterangan. Para pegawai itu bekerja dilingkup Balaikota Depok yang berada di Jalan Raya Margonda. “Kami tidak tau izin apa, tapi suratnya ada. Nah yang empat orang ini tak jelas mereka kemana. Kami akan laporkan ini ke pimpinan,” ucapnya.
Terkait sanksi bagi puluhan PNS yang tidak masuk di hari pertama, katanya, akan diberikan teguran dan pemotongan tunjangan daerah. “Semua berlaku bagi PNS yang tidak masuk kerja. Ini sudah keputusan dari pemerintah pusat. Jika mereka komplain silahkan saja,” ujarnya.
Sementara, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menuturkan, dirinya akan memeriksa ulang mesin absensi otomatis (Finger Print). Itu dilakukan untuk mengetahui jumlah PNS yang tak masuk. Sebab absensi tersebut telah memiliki sistem yang akurat.
“Nanti bakal kelihatan masuk atau tidak. Kalau yang tidak masuk besok akan kami panggil untuk diberika sanksi. Semua PNS harus ikut aturan, karena sudah dapat libur panjang. Jika ada yang nambahin libur itu sangat keterlaluan,” tandasnya.(jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...