Search

Hasil Hitungan Sementara, Pasangan Sutarmidji-Norsan Unggul dengan 59,96 Persen

Sutarmidji didampingi isteri dan tim pemenangannya mengelar konferensi pers hasil perhitungan cepat yang memenangkan dirinya dalam pilkada Gubernur Kalimantan Barat 2018. (Foto:das)
Sutarmidji didampingi isteri dan tim pemenangannya mengelar konferensi pers hasil perhitungan cepat yang memenangkan dirinya dalam pilkada Gubernur Kalimantan Barat 2018. (Foto:das)

 

Pontianak, reportasenews.com – Berbagai lembaga survei melakukan perhitungan cepat hasil pemilihan kepala daerah serentak 2018. Di Kalimantan Barat, hasil perhitungan cepat quick count Lingkar Survei Indonesia (LSI) versi Denny JA menempatkan pasangan nomor urut 3, Sutarmidji-Norsan, unggul melebihi perolehan suara dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat.

Pasangan nomor urut 3 yang diusung Partai Golkar, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKS unggul 59,96 persen, mengungguli pasangan lainnya seperti Karolin Margaret Natasa – Suyardman Gidot memperoleh suara 33,78 persen, dan Milton Crosby – Boyman Harun yagn memperoleh suara 6,27 persen.

Hasil quick count ini langsung disambut sukacita para pedukung Sutarmidji-Ria Norsan yang memenuhi halaman Rumah Kediaman Sutarmidji di Gang Waris, Kecamatan Pontianak Barat.

Setelah melihat perolehan suara hasil perhitungan cepat yang cukup jauh meninggalkan dua paslon lain, Sutarmidji didampingi istri dan tim pemenangan melakukan konferensi pers, Rabu (27/6) pukul 04.30 WIB.

Berikut kutipan pidato lengkap Sutarmidji yang disampaikan dihadapan wartawan dan para pendukung:

“Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur, karena pada hari ini perjuangan kita raih kemenangan selama lebih dari 130 hari,  hasil quick count menunjukan kita memenangkan Pilkada Gubernur Kalimantan Barat. Ini perjuangan kita bersama, perjuangan partai koalisi, perjuangan relawan, perjuangan para simpatisan, dan perjuangan kita bersama untuk mewujudkan Kalbar baru yang lebih maju dan lebih sejahtera.”

Insha Allah saya bersama pak Haji Ria Norsan yang saat ini masih standby di Mempawah, kami akan mewujudkan apa yang diinginkan masyarakat Kalimantan Barat. Insha Allah semuanya akan berjalan baik, kita walaupun sebagai pemenang dalam quick count kali ini, insha Allah kami akan menjadi semua warga Kalimantan Barat.

“Kompetensi untuk meraih kemenangan, sudah berakhir. Hari ini adalah penentuannya. Secara ilmiah adalah sudah diprediksi pemenangan, prediksi quick count hari ini tidak jauh beda dengan hasil survey yang telah dilaksanakan. Dan kita menggunakan dua lembaga survey yang sangat kredibel yaitu Poltracking dan LSI. Dan mudah-mudahan semuanya terus bergerak.”

Kepada semuanya, terutama  istri dan anak-anak saya, yang selama ini  ditinggal terus selama lebih 130 hari, saya ucapkan terima kasih atas kesabarannya. Dan tim kepada semua tim yang ada, saya mohon maaf selama kampanye, selama kita telusuri Kalimantan Barat untuk melihat kondisi  sebenarnya secara real apa yang terjadi dan apa yang dialami masyarakat, kadang emosi, dan hal-hal diluar kendali, saya mohon maaf kepada semuanya. Terutama kepada para sopir, karena saya paling cerewet di mobil, paling banyak kena marah itu sopir bahkan saya sudah 4 kali ganti sopir. Alhamdulillah semuanya selamat dan aman, tidak ada sesuatu hal yang lainnya. Kita sangat hati-hati. Itu yang dapat saya sampaikan.

Tinggal sekarang kita kawal, karena hasil ini bukan hasil yang dijadikan dasar untuk penetapan. Hitungan manual dari PPK, tingkat KPU kota dan KPU provinsi, itulah hasil final. Itu yang harus kita kawal, formulir C-1 harus diamankan semua, tapi saya yakin dengan dua digit itu sangat sulit melakukan hal-hal menyimpang dan mudah-mudahan semuanya berjalan baik.

Insha Allah saya akan berlaku adil untuk semuanya. Karena tujuannya saya maju jadi Gubernur Kalimantan Barat, untuk membuat dan membangun Kalimantan Barat lebih baik dan bikin kite bangge.”

Sutarmidji mengaku belum ada menerima ucapan selamat dari dua paslon lain. Saat ini Sutarmidji meminta semua pendukung tidak larut dalam euphoria kemenangan. Tidak melakukan aktivitas yang menganggu kenyamanan masyarakat lainnya, tidak melakukan pawai atau kegiatan yang dapat menganggu atau memancing keamanan dan ketertiban yang telah berlangsung damai. (das)




Loading Facebook Comments ...