Search

Haul ke-8 KH Ahmad Sufyan, 60  Ribu Umat Islam Baca 3 Juta Surat Al-ikhlas 

Situasi haul KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Ponpes Mambaul Hikam, Panji Kidul, Kecanatan Panji, Situbondo. (foto. fat).
Situasi haul KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin di Ponpes Mambaul Hikam, Panji Kidul, Kecanatan Panji, Situbondo. (foto. fat).

Situbondo, Reportasenews.com – Sekitar 60  ribu umat islam di sejumlah daerah di Jawa Timur,  hadir dalam kegiatan  Haul KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin, pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Mambaul Hikam Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu (10/2/2020) malam.

Selain itu, sejumlah kiai dan para habaib juga hadir, seperti KH Fadlur Rahman, KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin,  para pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Situbodo. Bahkan, Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, dan Kapolres AKBP Sugandi, mereka juga hadir dalam kegiatan haul tersebut.

Pantauan Reportasenews.com dilapangan, sebanyak 60 ribu umat islam disejumlah daerah di Jawa Timur, mereka membaca surat al ikhlas sebanyak 3 juta, dalam haul ke-8 KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin pengasuh Ponpes Mambaul Hikam, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji. Situbondo.

Bahkan, hanya dalam jangka waktu sekitar satu jam lebih, sebanyak 60 ribu umat islam selesai membaca surat islam yang dipimpin langsung almarhum KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin, yakni KH Syainuri Sufyan, pengasuh Ponpes Sumber Bunga, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo.

KH Syainuri Sufyan Miftahul Arifin mengatakan, untuk haul ke-8 tahun 2020 ini,  membaca surat al ikhlas sebanyak 3 juta, namun harus diawali dengan membaca basmalah.

“Usai membaca al ikhlas sebanyak 3 juta, dilanjutkan dengan tahlil dan doa, setelah sebelumnya diawali dengan shalat maghrib berjama’ah,”kata KH Syainuri Sufyan Miftahul Arifin.

Sementara itu, KHR Kholil As’ad Syamsul Arifin, pengasuh Ponpes Wal Songo, kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo dalam tausiahnya meminta kepada para santri untuk tetap menghargai dan menghormati para guru.

“Saya berharap para santri untuk tetap menghormati dan menghargai para guru,”ujar KHR Kholil As’ad, dalam tausiah singkatnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...