Search

Hentikan Carok, Anggota Polres Lumajang Dapat Penghargan

Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban memberi penghargaan kepada anggotanya yang berhasil menghentikan carok. (foto:ist)
Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban memberi penghargaan kepada anggotanya yang berhasil menghentikan carok. (foto:ist)

Lumajang,reportasenews.com –  Hari ini, Kamis 10 Januari 2019 Polres Lumajang mengadakan upacara pemberian penghargan  kepada anggota jajaran Polres Lumajang yang berprestasi. Mereka adalah anggota Polsek Tempeh, Aipda Dimas Adji selaku Bhabinkamtibmas Desa Lempeni serta Bripka Rino yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Besuk. Mereka berdua berhasil melerai aksi carok sehingga mereka yang bentrok dalam perkelahian ini berhasil diselamatkan, meski harus dilarikan menuju Rumah Sakit.

Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban  yang mengambil langsung upacara pemberian ‘reward’ ini mengatakan sangat bangga terhadap pencapaian anggotanya. “Meskipun ini adalah tugas pokok kita sebagai anggota Polri untuk menjaga kondusifitas wilayah, namun tetap saja saya sangat mengapresiasi respons cepat rekan rekan yang berada di lapangan” ujar Arsal.

Lebih lanjut, pria kelahiran tahun 1977 ini berharap akan muncul anggota berprestasi yang lain. “Meskipun ini bukan sebuah ajang perlombaan, saya berharap akan banyak bermunculan anggota Polri yang berprestasi sehingga menjadikan motivasi agar Polri dalam mengemban tugas sehari hari semakin baik lagi” tegas Kapolres.

Sebagai catatan, pada tanggal 4 Januari 2019 terdapat dua orang Lumajang yg melakukan carok di Wilayah hukum Polres Lumajang. Keduanya adalah Solikin alias Topeng (lk), 40 tahun, Islam, Sopir Truk Pasir, yg beralamat di Dsn. Kedungpakis Ds. Pasirian Kec. Pasirian, Lumajang dan Mahfud (lk), 30 tahun, Sopir Truk Pasir, Alamat Dsn. Krajan 1 Ds. Selok Awar Awar Kec. asirian, Kab. Lumajang. Dibawah pengaruh minuman beralkohol, mereka berdua terlibat perkelahian carok di Dsn. Kalipancing, Desa Lempeni, Kec Tempeh.

Alhasil atas kejadian tersebut, mereka harus dilarikan menuju Rumah Sakit DR Suyoto karena luka mereka yang cukup serius, dimana Solikin mengalami luka dikepala hingga terkena tempurung kepalanya. Sedangkan Mahfud sendiri mengalami luka di bagian leher sisi belakang sedalam 3 Centi meter hingga hampir mengenai arteri dari Solikin.

Pada saat kejadian, ada sekitar 10 orang yang mengetahui kejadian tersebut. Namun mereka semua hanya diam dan tak ada satupun yg berani melerai perkelahian berdarah ini. Namun disaat yg bersamaan, ada salah satu warga yang berinisiatif untuk menghubungi pihak kepolisian. Tak sampai 5 menit, petugas dari Polsek Tempeh sampai di lokasi kejadian dan langsung menembak peringatan serta berlari untuk menerjang mereka guna membuyarkan carok tersebut.

Pada saat terjatuh inilah petugas langsung merebut clurit yg mereka pegang. Sempat terjadi saling dorong antara Solikin dan Mahfud, serta kedua anggota petugas ini untuk mereputkan senjata yg tersangka pegang. Namun karena kedua tersangka sudah mengalami luka cukup parah, Aipda Dimas serta Bripka Rino berhasil merebut senjata yg dikuasai tersangka. Mereka akhirnya dibawa menuju le Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan, karena luka yg mereka alami memang cukup parah. (tjg )




Loading Facebook Comments ...