Search

Ingin Hasilkan Karate Bermutu, Inkanas DKI Akan Gelar ToT

Perguruan karate Inkanas DKI Jakarta akan menyelenggarakan training of trainers (TOT) pada para pelatih level ranting pada 3-4 Maret mendatang. Materi pelatihan juga mencakup pengetahuan tentang aturan perwasitan, pembinaan prestasi serta perkembangan karate di tingkat internasional. (foto-foto: Kusno Utomo)
Perguruan karate Inkanas DKI Jakarta akan menyelenggarakan training of trainers (TOT) pada para pelatih level ranting pada 3-4 Maret mendatang. Materi pelatihan juga mencakup pengetahuan tentang aturan perwasitan, pembinaan prestasi serta perkembangan karate di tingkat internasional. (foto-foto: Kusno Utomo)

Jakarta, reportasenews.com-Perguruan karate Inkanas DKI Jakarta akan menyelenggarakan training of trainers (TOT) pada para pelatih level ranting pada 28 Februari mendatang. Pelatihan ini, akan dijadikan barometer peningkatan prestasi atlet karate di masa depan.

“Pelatihan TOT ini merupakan amanat program kerja Inkanas DKI untuk meningkatkan kualitas para pelatih di ranting-ranting, sekaligus sharing ilmu kepelatihan pada level yang terkecil. Secara berjenjang, jika ilmu kepelatihan diresapi dengan baik, maka diharapkan menghasilkan mutu karateka yang bagus,” ujar Kepala Pelaksana TOT Inkanas DKI Jakarta Kusno Utomo (DAN V) kepada pers di Jakarta, Rabu (14/2).

Menurut Kusno yang sudah banyak asam garam dunia kepelatihan karateka, metode pelatihan mengkombinasikan kelas teori, praktek dan praktek latihan atlet dengan porsi yang hampir beragam. “Kami juga akan berbagi pengalaman menangani sisi psikologis atlet, sehingga pelatih paham cara menghadapi para karateka muda calon atlet bisa berkembang kualitasnya,” ungkap Kusno.

Kusno Utomo, DAN V Inkanas.

Kusno Utomo, DAN V Inkanas.

Dari pengamatan di lapangan ketika memantau latihan di tingkat ranting, Kusno menemukan tidak semua pelatih memiliki visi yang sama membina karateka muda. Kualitas melatih pun beragam, dengan metode yang tidak standar. Materi latihan dasar seperti Kihon dan Kata, belum sesuai dengan kualitas yang diharapkan Inkanas.

Materi pelatihan juga mencakup pengetahuan tentang aturan perwasitan, pembinaan prestasi serta perkembangan karate di tingkat internasional.

“Kami akan gembleng para pelatih ini memahami metode pelatihan dengan standar tinggi, tujuannya tentu agar para pelatih ini bisa menghasilkan karateka yang bagus mutunya, membimbing calon atlet dengan maksimal agar menjadi andalan Inkanas DKI Jakarta di masa depan,” tutur Kabid Binpres Inkanas DKI Jakarta.

Para karateka sabuk hitam Inkanas DKI Jakarta, peserta TOT kepelatihan.

Para karateka sabuk hitam Inkanas DKI Jakarta, peserta TOT kepelatihan.

Program TOT ini diharapkan dapat diikuti sekitar 150 pelatih dengan minimal jenjang sabuk hitam DAN 1 yang melatih ranting, begitu juga karateka sabuk coklat, minimal Kyu 2.

Para pelatih yang akan mengisi materi antara lain, Shihan Tono Soeoed (DAN VIII), Shihan Djafar E.Djantang (DAN VII), Shihan Rene Soepardi (DAN VII),  Prof.Dr. Frans Nurseto (PB.FORKI), Sensei Syamsu Bahar M (JKS Japan Coach License),  Sensei H.Haifendri (WKF Referee License). (tata)




Loading Facebook Comments ...