Search

Isis Mengklaim Bertanggung Jawab atas Pemboman Minggu Paskah di Srilanka

Warga Sri Lanka menguburkan  para korban yang terbunuh dalam pemboman hari Minggu Paskah di Kolombo. (foto. Istimewa).
Warga Sri Lanka menguburkan para korban yang terbunuh dalam pemboman hari Minggu Paskah di Kolombo. (foto. Istimewa).

Colombo, Reportasenews.com – Isis telah mengakui bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri dahsyat di Sri Lanka pada Minggu Paskah, sebagai pembalasan atas serangan teror Selandia Baru terhadap dua masjid pada bulan Maret lalu.

Pengumuman Isis dilakukan melalui kantor berita Amaq, namun menurut SITE Intelligence Group, yang memantau ekstremisme global. Kelompok teror tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya.

Para analis mengatakan kecanggihan dan terkoordinasinya dari serangan tersebut mengindikasikan keterlibatan para jihadis internasional. Berbicara pada sesi khusus di parlemen di Kolombo, Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene, menyalahkan serangan-serangan itu, yang menargetkan gereja-gereja dan hotel-hotel mewah.

“Serangan ini telah diidentifikasi sebagai pembalasan atas serangan seorang ekstrimis sayap kanan berusia 28 tahun, Brenton Tarrant yang terjadi di Christchurch, Selandia Baru,” kata Wijewardene.

Pemerintah Srilanka menggunakan kekuatan perang khusus untuk mencari tersangka dan telah menahan 40 orang. Jalan-jalan di ibukota Kolombo masih sepi di pagi hari setelah polisi memberlakukan jam malam.

Sementara itu, keamanan diperketat di India selatan, khususnya di gereja-gereja dan tempat-tempat keagamaan lainnya serta di kota-kota besar seperti Delhi dan Mumbai dan tempat tempat tujuan wisata. (dik/berbagai sumber)




Loading Facebook Comments ...