Search

Jadi Calo Pegawai, Oknum PNS di  Pemkab Situbondo Dipolisikan

Foto Ilustrasi (Ist)
Foto Ilustrasi (Ist)

Situbondo, Reportasenews.com -Melakukan penipuan dengan modus menjanjikan korbannya,  menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Agus Hariyadi (36), warga Jalan Seroja, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota, Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, Kamis (4/4).

Oknum PNS bernama Agus Hariyadi,   yang diketahui bertugas dilingkungan Pemkab Situbondo, mengelabuhi dua orang  karyawan honorer dilingkungan  Pemkab Situbondo, kedua korban  mengalami kerugian  dengan nominal  hingga mencapai Rp.21,5 juta. Dengan dalih, untuk memperlancar proses penerimaan PPPK.

Kedua korban masing-masing adalah, Imam Afandi (35), warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan,  diminta untuk membayar uang sebesar Rp.16,75 juta.  Sedangkan  korban  Nurul Imam (22), asal Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo diminta untuk membayar  uang sebesar Rp.4,juta.

Aksi penipuan yang dilakukan oknum PNS bernama Agus Hariyadi itu, berawal kedatangan terlapor ke rumah korban pada 1 Maret 2019 lalu. Pada saat itu, terlapor Agus Hariyadi   menawarkan jasa untuk meloloskan dua orang  korban untuk menjadi PPPK dilingkungan Pemkab Situbondo, namun dengan syarat kedua orang korban tersebut  harus membayar sejumlah uang.

Nah, karena dua honorer  orang korban tergiur dengan janji  terlapor, sehingga keduanya  menitipkan uang    kepada terlapor Agus Hariyadi, korban Nurul Imam menitipkan uang sebesar Rp.4,5 juta, sedangkan korban Imam Afandi menitipkan uang sebesar Rp.16,75 juta kepada terlapor Agus Hariyadi.

Ironisnya, setelah pengumuman kelulusan tes PPPK di Kantor BKP SDM Pemkab Situbondo, ternyata  keduanya  dinyatakan tidak lolos dalam rekrutmen PPK tersebut, sehingga kedua  korban meminta kepada terlapor agar  mengembalikan  sejumlah uang yang dititipkan tersebut.

“Karena saya dan  Nurul Imam dinyatakan  tidak lolos seleksi. Pada tanggal  30 Maret 2019 lalu,  saya mendatangi rumahnya dan minta agar  terlapor mengembalikan uangnya . Saat itu terlapor berjanji akan mengembelikan pada 31 Maret lalu,  namun karena terlapor tidak mengembalikan uangnya,  saya melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolres Situbondo,”ujar Imam Afandi, Kamis (4/4/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan, adanya   oknum PNS di Pemkab Situbondo dilaporkan melakukan penipuan, dengan menjanjikan dua korban untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau  PPPK.

“Untuk menindaklanjuti kedua orang honorer yang menjadi korban penipuan oknum PNS tersebut penyidik Satreskrim Polres Situbondo, akan memanggi sejumlah saksi untuk diminta keterangannya,”kata Iptu Nanang Priyambodo.(fat)




Loading Facebook Comments ...