Search

Jalan-jalan ke Surga Dunia, Dataran Tinggi Dieng (2)

Keindahan tgelaga warga di dataran tinggi Dieng. (foto: ngetripmulu)
Keindahan tgelaga warga di dataran tinggi Dieng. (foto: ngetripmulu)

HAI… travellers, masih lanjut soal indahnya surga dunia di dataran tinggi Dieng. Selain Bukit Sikunir dan Telaga Cebong, ada lagi tempat wisata alam indah lainnya yang saya kunjungi yakni :

Telaga Warna

Dari namanya udah tahu ya tempat ini seperti apa. Ya, ini adalah sebuah telaga yang cantik. Kenapa cantik? Karena warnanya yang hijau, dikelilingi rerimbunan pohon dan dipayungi langit biru yang semakin menambah pesonanya. Tapi konon warna telaga ini tak hanya hijau. Kandungan sulfur yang tinggi di telaga ini ditambah pancaran sinar matahari, membuatnya kadang berwarna kuning atau biru. Nah pas saya datang ke telaga ini, pas warnanya hijau.

Telaga warna terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Berada di ketinggian 2.000 mdpl. Datanglah di pagi atau siang hari agar bisa menikmati keindahan suasana sekitar Telaga Warna. Di luar waktu itu, beresiko kabut yang akan menyembunyikan pesonanya.

Keelokan Telaga Warga di sela-sela pegunungan Dieng. (foto: sumber)

Keelokan Telaga Warga di sela-sela pegunungan Dieng. (foto: sumber)

Jalan setapak di sisi telaga nyaman untuk dilewati dan tampak tersapu bersih. Di salah satu sudut ada beberapa pedagang gorengan dan minuman. Gorengan yang dijajakan adalah kentang goreng dan jamur goreng. Ada juga sekelompok pemusik yang memainkan alat musik tradisional, membawakan lagu-lagu menarik. Silakan sisihkan uang anda untuk mereka sebagai tip karena sudah menghibur.

Di area telaga terdapat beberapa gua yang konon masih dipercaya orang untuk mengharapkan sesuatu. Diantaranya Gua Semar, Pertapaan Mandalasari Bhegawan Sampurna Jati. Ada kolam kecil yang airnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan berfungsi untuk kecantikan kulit.
Ada lagi Gua Sumur Eyang Kumalasari, dan Gua Jaran Resi Kendaliseto. Satu lagi, Batu Tulis Eyang Purbo Waseso. Sayangnya tak ada pemandu wisata di tempat ini yang bisa menjelaskan tentang sejarah gua-gua tersebut. Tapi yang pasti nuansa alam yang sejuk, indah, adem, akan memanjakan mata, tubuh dan pikiran anda.

Kawah Sikidang

Pengunjung harus menrogoh kocek Rp 5.000 bila ingin berfoto dengan burung hantu di Kawah Sikidang. (foto: nina harita)

Pengunjung harus menrogoh kocek Rp 5.000 bila ingin berfoto dengan burung hantu di Kawah Sikidang. (foto: ngetripmulu)

Kidang artinya Kijang. Kijang biasa melompat-lompat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Begitu pula kawah di tempat ini konon sering berpindah-pindah lokasi. Itulah mengapa kawah ini bernama Kawah Sikidang.

Terletak di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kawah Sikidang menjadi obyek wisata yang layak dikunjungi. Masuk ke area kawah, anda harus melewati pasar dulu, yaitu pasar oleh-oleh. Begitu masuk ke kawasan kawah, bau sulfur mulai menyengat. Siapkan masker agar tak banyak uap sulfur yang terhirup.

Sebenarnya kawasan kawah ini suasananya bagus banget dan bernuansa mistis, dengan hamparan putih bahkan sampai tanahnya pun putih akibat kandungan sulfur yang tinggi, berbatu-batu, dikelilingi bukit, dan dihiasi beberapa pohon yang mati.

Sungguh seperti berada di dunia lain. Tapi sayangnya, banyak masyarakat yang mencari nafkah di kawah dengan memasang spot-spot foto di area kawah, seperti papan-papan besar bertuliskan ‘Dieng’, bunga-bunga untuk selfie, ayunan, mobil jeep, sewa burung hantu untuk berfoto dan lain-lain.

Kawasan Kawah Sikidang yang telah dipasangi obyek spot foto. (foto: nina harita)

Kawasan Kawah Sikidang yang telah dipasangi obyek spot foto. (foto: ngetripmulu)

Semua itu menurut saya mengurangi kesan alami, mengurangi keindahan dan nuansa mistis di Kawah Sikidang. Entah mengapa pemerintah mengizinkan hal ini? Apalagi untuk berfoto di setiap spot itu, pengunjung dikenai biaya Rp 5.000. Bayangkan, kalau setiap foto di setiap spot harus membayar Rp 5.000, berapa biaya yang harus kita keluarkan hanya untuk foto saja? Seorang turis mancanegara mengeluhkan hal ini.

“Masak untuk foto saja harus bayar?” demikian hasil obrolan saya dengan sang turis tersebut.
Kalau tidak mau bayar untuk berfoto, pilih saja area normal yang tidak ada pajangan-pajangan spot tersebut. Tapi ya itu, harus pintar-pintar pilih background yang pas.

Ada atraksi flying fox juga di kawah ini, jadi bagi anda yang ingin menguji nyali, silakan coba flying fox di kawah sikidang ini. Oh ya… yang menarik, anda juga bisa merebus telur lho… dan ini menjadi satu atraksi yang paling disukai pengunjung.

Penasaran dengan wisata Dieng lainnya? masih ada cerita lainnya… tunggu ya..!!!(nina harita)




Loading Facebook Comments ...