Search

Jatirona Jamu Rempah Tingkatkan Imun untuk Mencegah Corona

Oktavia Purnawati Wijayaningrum, produsen jamu rempah asal kota Madiun, Jawa Timur.
Oktavia Purnawati Wijayaningrum, produsen jamu rempah asal kota Madiun, Jawa Timur.

Madiun, Reportasenews.com – Untuk peningkatan imun dan daya tahan tubuh guna mencegah penuluran covid 19, salah satunya adalah dengan minum ramuan rempah dan bahan herbal atau jamu.

Oktavia Purnawati Wijayaningrum, perempuan asal kota Madiun, Jawa Timur ini produksi jamu tradisionalnya yang yang ia tekuni sejak 2015 kini mendadak melonjak karena  permintaan masyarakat dalam mengkonsumsi jamu ditengah  merebaknya virus corona atau covid 19 yang mewabah.

Oktavia yang biasa di panggil Vivi ini, sempat kuwalahan untuk bisa melayani permintaan konsumsi masyarakat yang terus meningkat. Jamu herbal buatannya yang paling banyak diminati pembeli diantaranya jamu beras kencur, kunir asem, temulawak, gula asem, rapet wangi, rempah sari sukma dan satu lagi  jatirona (jamu imun cegah corona).

Vivi mengaku jamu jatirona ini paling diburu masyarakat, karena bahan rempah rempah yang ia gunakan adalah jahe,kunyit,sereh, temulawak, kayu manis, jinten serta asam jawa. Ini angat berguna peningkatan imun pada tubuh manusia.

“Dengan ini produksi saya yang dulu nya dikemas 100 botol tiap jenis jamu dan ukuran botol kemasan, menjadi meningkat sekitar 100%. Hingga harus menyiapkan bahan baku rempah ya  serta botol pengemasannya yang mulai mahal” ucap vivi saat di wawancara wartawan reportasenews.com kamis(17/04/2020).

Dirinya mengaku juga permintaan tinggi ini, menjadikan semangat itu untuk produksi tanpa mengurangi komposisi nya dan serta harga tetap terjangkau. Dengan berbagai ukuran kemasan botol. Di harga Rp.10.000 – Rp 25.000.

Pejualan jamu rempah jatirona herbal buatan vivi ini, sudah banyak di minati hingga luar kota Madiun seperti Jakarta, Bandung, jogja, Surabaya. Degan cara pengiriman dengan kemasan box pendingin.

“jamu rempah bikinan saya ini, hanya bisa bertahan lama selama 7 hari jika disimpan di lemari pendingin. Dan tidak menggunakan bahan kimia serta bahan pengawet” imbuh vivi.

Berada dirumah produksinya jamu herbal vivi di kelurahan mojorejo kecamatan Taman kota Madiun Jawa Timur, dia berharap hasil produksi nya bisa dapat membantu penyebaran covid 19, dengan membuat masyarakat sehat dan kuat oleh ramuan jamu nenek moyang serta alami. (hap)

 

 

 

 

 




Loading Facebook Comments ...