Search

Jelang Pilkades Serentak,  Sebanyak 372 Cakades di Situbondo  Deklarasi Damai

Perwakilan Cakades menandatangani deklarasi damai di depan Bupati Situbondo. (foto:fat)
Perwakilan Cakades menandatangani deklarasi damai di depan Bupati Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2019, sebanyak 372  Calon Kepala Desa (Cakades), mengikuti deklarasi damai di alun-alun kota Situbondo, Deklarasi damai ini untuk meredam memanasnya suhu politik di masa kampanye Cakades, Jumat (11/10/2019).

Pelaksanaan deklarasi damai  yang dilanjutkan dengan penandatanganan siap menang dan siap kalah, yang dilakukan oleh   ratusan Cakades dari  sebanyak 116 desa di Kabupaten Situbondo tersebut, dilaksanakan di jalan raya di depan pendopo Kabupaten Situbondo.

Deklarasi disaksikan langsung oleh Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, dan anggota Forkopimda Situbondo,  Polres Situbondo juga mengukuhkan Satgas anti judi di depan ratusan Cakades.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan, suksesnya  pelaksanaa Pilkades serentak 2019 adalah sebuah kebutuhan. Sebab jika tidak suskses akan menjadi masalah yang berpengaruh kepada kenyamanan dan keamanan di Situbondo.

“Oleh karena itu,  ada lima poin ya deklarasi damai, salah satuntya tentang money politik. Semua Cakades berkomitmen tidak menggunakan politik uang dalam pelaksanaan Pilkades,” kata Bupati Dadang Wigiarto, Jumat (11/10/2019).

Menurutnya, Pilkades ini merupakan momentum melakukan perubahan. Semua pihak harus saling menghormati meski berbeda pilihan. Selain itu, semua pihak  juga harus mengutamakan kepentingan yang jauh lebih besar dari proses demokrasi di tingkat desa ini.

Pesan saya kata Dadang, masyarakat harus benar-benar cerdas memilih. Pilihlah calon berdasarkan visi dan misinya. Oleh karena itu, Pemkab dan Polres akan terus mensosialisasikan tentang Satgas anti judi, agar masyarakat tak terjebak permain politik uang perjudian.

” Kalah menang dalam pesta  demokrasi itu biasa. Kadangkala di masyarakat terjadi konflik karena kemenangan di peroleh dengan cara-cara tidak fair. Karena itu dibentuk tim satgas anti judi ini,” ujarnya.

Sementara  itu, untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019,  Polres Situbondo mengukuhkan 20 orang Satgas anti judi. Mereka terdiri dari beberapa unit satuan opsnal lapangan, seperti Reskrim dan Intelkam serta Reskoba. Satgas juga melibatkan 17 Polsek jajaran untuk mempersempit ruang gerak para penjudi

” Perjudian ini bisa memicu terjadinya konflik pelaksanaan pilkades. Kami membentuk satgas anti judi sebagai bentuk pencegahan,” kata Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono

Menurutnya, Satgas anti judi ini sudah mulai bergerak dan siap menggulung para penjudi yang memanfaatkan Pilkades untuk taruhan. Selain mencederai proses demokrasi lokal, keberadaan penjudi sangat mengancam Kamtibmas.

“Alhamdulillah ya, sejauh ini masih belum ada. Kami akan terus memantau hingga H-1 Pilkades 23 Oktober mendatang,”pungkas  AKBP Awan Hariono.(fat)




Loading Facebook Comments ...