Search

Jelang Sidang Sengketa Pilpres, Polres Situbondo Tingkatkan Pengaman 

Kapolres AKBP Awan Hariono, saat cek pasukan usai menjadi Irup apel konsolidasi di halaman depan Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Kapolres AKBP Awan Hariono, saat cek pasukan usai menjadi Irup apel konsolidasi di halaman depan Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Menjelang pelaksanaan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kapolres Situbondo AKPB Awan Hariono, meningkatkan pengamanan di Kabupaten Situbondo.
Peningkatan keamanan di Kabupaten Situbondo,  menjelang pelaksanaan sidang PHPU di MK itu ditandai dengan kegiatan  apel konsilidasi di halaman Mapolres Situbondo, yang diikuti ratusan petugas gabungan antara    TNI, Polri dan petugas Satpol PP Pemkab Situbondo.
Usai menjadi Irup pada kegiatan  apel konsolidasi di halaman Mapolres Situbondo, Kapolres AKBP Awan Hariono mengatakan, sesuai arahan dari Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, selama proses sidang PHPU berlangung di MK, pihaknya akan meningkatkan pengamanan di Kabupaten Situbondo, khususnya pengamanan di Kantor KPU dan Bawaslu Situbondo.
“Selain itu, untuk menjaga kondusifitas daerah selama proses sidang PHPU di MK,  kami juga akan melakukan penjagaan ketat di gudang KPU Kabupaten Situbondo, yang dijadikan tempat menyimpan dokumen negara, berupa hasil pemungutan Pemilu serentak 2019,”ujar Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, Kamis (13/6/2019)
Menurutnya, dalam menjaga kondusifitas daerah, pihaknya akan menerjun dua pertiga personel Polres Situbondo, yang dibantu personel   TNI Kodim 0823 Situbondo dan petugas Satpol PP Pemkab Situbondo. Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng seluruh elemen masyarakat Kabupaten Situbondo, termasuk didalamnya tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Situbondo.
“Selama proses sidang  PHPU di MK,  Kami juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarkat di Kabupaten Situbondo, agar tidak mudah terprovokasi dengan berita bohong, dan meminta agar  menyerahkan perkara Pilpres 2019 kepada  lembaga yang  berwenang, yakni menyerahkan kepada MK,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...