Search

Jemaah Haji Tertua, Usia 104 Dari Indonesia

42-18223663

Arab Saudi, reportasenews.com – Baiq Mariah, wanita 104 tahun asal Indonesia, tiba di Jeddah pada hari pertama ziarah haji. Dia adalah jemaah haji yang tertua di antara 221.000 jemaah dari Indonesia tahun ini.

Mohammad Hery Saripudin, konsul jenderal Konsulat RI di Jeddah, mengatakan kepada Arab News bahwa Mariah berada dalam keadaan sehat dan akan dapat melakukan ritual haji tanpa masalah.

Dia diberi bantuan khusus oleh pejabat Kementerian Agama RI saat dia berangkat pada hari Sabtu, kata Saripudin. Mariah menaiki pesawat Haji pertama yang berangkat dari Bandara Internasional Lombok di Indonesia.

Saripudin mengatakan ada sekitar 1 juta umat Islam yang terdaftar di negaranya untuk melakukan ibadah haji. Jemaah haji harus menunggu rata-rata enam tahun sebelum bisa pergi ke Makkah.

Sebagian besar peziarah Indonesia adalah lansia, dan usia mereka menimbulkan risiko kesehatan. Sejauh ini, 20 peziarah Indonesia telah meninggal tahun ini, kata Saripudin.

Setiap kelompok peziarah didukung oleh petugas medis yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan mereka, tambahnya.

“Selain konsul haji yang bertugas di kantor konsulat di Jeddah, kami memiliki dua kantor haji lagi di Makkah dan Madinah untuk membantu peziarah Indonesia,” katanya.

Unified Operations Center (UOC) akan beroperasi secara lima shift untuk mengakomodasi lebih banyak panggilan dan perkiraan kenaikan dalam laporan darurat selama musim haji, kata Ali Al-Ghamdi, direktur jenderal UOC di wilayah Makkah. Sistem ini berhasil selama musim haji tahun lalu, tambahnya.

Pusat Krisis dan Bencana (CDC) di UOC berwenang untuk menangani semua kasus yang dilaporkan dari tempat-tempat suci tersebut, katanya.

Staf UOC terlatih untuk menangani semua kondisi dan peningkatan tugas selama musim haji, katanya kepada harian Al-Hayat.

Pusat Darurat, sebuah afiliasi UOC, sepenuhnya siap menghadapi kondisi kritis, dan terdiri dari 30 orang yang mewakili badan pemerintah, militer dan sipil, kata Al-Ghamdi.

Kepala Humas di UOC, Mayor Abdullah Baghdadi, mengatakan UOC memiliki peran kunci dalam menyatukan dan mengkoordinasikan upaya badan keamanan.

UOC biasanya menerima 45.000 panggilan setiap hari, namun angka ini meningkat menjadi 67.000 pada musim haji terakhir, tambahnya. UOC telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam hal responsif sejak awal, katanya.

Operasi panggilan berjalan lancar melalui unit independen di CDC dalam kasus-kasus yang terjadi di tempat-tempat suci, Baghdadi menambahkan.

Untuk kasus di tempat lain di wilayah Makkah, panggilan diterima oleh unit rujukan laporan, katanya, menambahkan bahwa pusat serupa direncanakan untuk Riyadh, Madinah dan Provinsi Timur. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...