Search

Jemaah Haji: Tim Mobile Banyak Tangani Jemaah Lansia Sakit di Bandara

jemaah haji 01

Arab Saudi, reportasenews.com – Tim Mobile memeriksa seorang nenek 84 tahun dari Embarkasi Solo yang baru mendarat di Bandara Amaa, Madinah. Nenek yang didampingi anaknya ini mengeluh kakinya bengkak dan badannya pegal.

Petugas kesehatan memeriksa kaki nenek tersebut yang dalam keadaan bengkak karena terlalu lama duduk di pesawat. Kepada pendampingnya, tim medis meminta agar nenek diberi banyak minum dan jangan lupa melakukan senam untuk kakinya.

Ketua Tim Mobile dr. Rachmawanti, Sp.PD menyebutkan kasus yang biasa ditemukan di Bandara adalah jemaah yang mengalami kelelahan. Biasanya jemaah tampak pucat dan badan lemas.

“Ini disebabkan karena jemaah selama di pesawat kurang istirahat, kurang minum karena tidak merasa haus,” terang dr. Rachmawanti.

Rachmawanti menjelaskan, apabila jemaah haji datang, Tim Mobile melakukan triase secara visual. Bila kasusnya dapat ditangani sambil menunggu jamaah haji berangkat ke bis, maka observasi dilakukan di ruang tunggu. Namun, bila kasusnya memerlukan observasi lebih lanjut maka jemaah akan dikirim ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau klinik Bandara.

“Kami lakukan observasi kepada jamaah yang baru mendarat. Kami juga melakukan pengobatan dan rujukan, selain itu juga melakukan penyuluhan secara personal kepada jamaah haji yang membutuhkan,” tambah Rachmawanti.

Tim mobile terdiri dari 3 dokter spesialis, 6 dokter umum, dan 12 perawat yang bekerja dibagi dalam tiga shift. Yaitu shift pagi, shift malam dan sift lepas. Sift lepas bertugas melakukan visitasi apabila ada jamaah haji yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

Sementara itu, perlengkapan medis yang disiapkan Tim Mobile di Bandara adalah 2 buah kursi roda, obat-obatan emergency dan obat-obatan umum. (*)




Loading Facebook Comments ...