Search

JPO Maut, Polda Metro Akan Panggil Pejabat Dishub

Irjen. Pol. M Iriawan, di Mapolda Metro Jaya
Irjen. Pol. M Iriawan, di Mapolda Metro Jaya

JAKARTA, REPORTASE – Polisi terus mengusut kasus ambruknya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) maut di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan akan memanggil pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab terhadap ambruknya JPO tersebut, tak terkecuali pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta

Jenderal bintang dua yang akrab disapa Iwan Bule ini, juga mengatakan, setiap fasilitas publik seharusnya memiliki anggaran untuk perawatannya. Karena itu, pihaknya akan menyelidiki dugaan-dugaan adanya kelalaian dalam perawatan JPO tersebut.

“Kalau ada kelalaian ya kita minta pertanggung jawabannya,” ujar Irjen. Pol. M Iriawan, di Mapolda Metro Jay.

Tidak hanya Dishub, pihak kepolisian juga akan menanyakan pihak terkait serta penanggung jawab pembangunan jembatan, dan pemberi izin pemasangan reklame di JPO Pasar Minggu.

“Harusnya kan ada biaya maintenance-nya, tapi kita lihat dulu ada atau tidak. Kalau ada kenapa tidak dilakukan (perawatan). Atau mungkin belum ada, ya itu yang jadi masalah. Kalau ada ya kita akan minta pertanggungjawaban, termasuk baliho reklame,” pungkas Iwan.

Sebelumnya atap dan pagar JPO di Pasar Minggu, ambruk saat diterjang hujan dan badai angin, Sabtu sore. Jembatan yang terbuat dari baja itu menimpa pengguna jalan yang melintas di bawahnya.

Sebanyak 11 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Tiga orang di antaranya meninggal dunia. Sementara tujuh orang lainnya luka ringan dan berat.(Tam/Tjg)




Loading Facebook Comments ...