Search

Jual Miras Oplosan, Polisi Amankan Warga Alassumur

Suhar (kaos merah) penjual miras saat diamanakn Sat Sabhara Polres Probolinggo.(foto: Polres Probolinggo)
Suhar (kaos merah) penjual miras saat diamanakn Sat Sabhara Polres Probolinggo.(foto: Polres Probolinggo)

Probolinggo, reportasenews.com – Satuan Sabhara Polres Probolinggo, Jawa Timur, menggerebek sebuah toko yang menjual minuman keras (miras) di Desa Alassumur, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Di dalam toko polisi menemukan puluhan botol miras oplosan dan minuman dengan berkadar alkohol tinggi.

Selain miras oplosan, toko yang diketahui milik Suhar tersebut, polisi juga menemukan jenis miras lainnya  seperti vodka sebanyak 18 botol, puluhan botol anggur kolesom, sejumlah botol arak dan puluhan botol minuman keras lainnya yang berkadar alkohol tinggi.

“Kami lakukan razia minuman keras ini secara berkala. Dan kali ini di toko milik Suhar, kami amankan puluhan botol miras oplosan, dan miras berkadar alkohol tinggi lainnya, semua ada 4 kardos yang kami amankan waktu itu pada pertengahan Maret 2019 lalu,” kata Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Sujianto, Sabtu (20/4/2019).

Setelah itu lanjut Sujianto, barang bukti miras itu diamankan di Mapolres Probolinggo. Dan Suhar, pemilik toko dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) tentang penjualan miras ilegal.

Berdasarkan informasi yang didapat media ini, saat ini penjualan miras tersebut kembali dilakukan oleh yang bersangkutan (Suhar), setelah dirinya menjalani Tipiring di Pengadilan Negeri Kraksaan, beberapa hari lalu.

“Kami masih belum mengetahui kalau dia (Suhar) kembali melakukan praktik penjualan miras beralkohol dan oplosan. Akan kami lakukan kroscek lagi. Jika memang benar hal itu dilakukan kembali, maka tindakan tegas akan kami lakukan,” ujar Sujianto.

Sementara itu, warga setempat di Desa Alassumur, yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kalau toko milik pak Suhar, diketehui tengah menjual miras lagi.

“Biasanya kalau  kalau malam minggu gitu ramai pemuda yang membelinya. Dulu pernah digrebek oleh polisi. Tapi sekarang sepertinya jual lagi, karena saya melihat banyak pemuda yang ke sana, begitu keluar dari toko itu membawa botol miras,” ujar seorang perempuan paruh baya ini.

Ia mengaku resah dengan keberadaan penjualan miras di kampungnya. Ia berharap, penjualan miras itu benar-benar ditumpas dan dibasmi.“Mohin kepada pak polisi, agar segera membasmi penjualan miras di Desa Alassumur ini,” pintanya. (dic)




Loading Facebook Comments ...