Search

Kajari Situbondo Tetapkan Tiga Kepala Desa Tersangka Korupsi Dana Desa 

Kajari Situbondo Nur Slamet. (foto:fat)
Kajari Situbondo Nur Slamet. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Kejaksaan Negeri Situbondo (Kejari), akan segera melakukan penahanan tersangka terhadap tiga orang Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Situbondo, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD).
Tiga Kades yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam ditahan. Masing-masing adalah, Mulyadi Kades Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kades Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, dan Hamizun Kades Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.
Kepala Kejaksan Negeri (Kejari) Situbondo Nur Slamet mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penahanan terhadap tiga Kades di Kabupaten Situbondo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka,  dalam kasus dugaan korupsi DD di desanya masing-masing.
“Bahkan, akibat perbuatan tiga Kades itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1 milyar lebih. Selain itu, kami  telah melakukan penyidikan terhadap tiga  Kades tersebut,”ujar Nur Slamet, Selasa (23/7/2019).
Nur Slamet menegaskan, karena prilaku tindak korupsi menyengsarakan masyarakat, sehingga pihaknya tidak  akan kenal kompromi dalam memberantas tindakan korupsi, meski  ada Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).”Namun,  jika dalam  jangka waktu 60 hari,  mereka tidak dapat mengembalikan uang  kerugian negara yang dipakai, maka mereka harus siap-siap berhadapan dengan hukum,”ancamnya.
Pria yang akrab Slamet menambahkan, jika dalam menegakan supremasi hukum yang transparan, pihaknya meminta kepada semua wartawan di Kota Situbondo untuk memberikan data, untuk memperkuat kuat bukti tindak pidana korupsi di Situbondo.”Mengingat  jumlah jaksa Kejari Situbondo jumlahnya terbatas,  makanya kami butuh bantuan para wartawan, pengembangan kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Situbondo,”pinta Slamet.
Slamet menjelaskan, selama dirinya menjabat sebagai Kajari Situbondo tidak ada kata yang tidak bisa dalam menegakkan supremasi hukum, seperti  membrantas tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus di Kabupaten Situbondo.
“Semua perkara yang masuk ke Kejari Situbondo diproses secara transparan  dan akuntabel. Baik, penangan perkara yang sifatnya maunal maupun digitalisasi akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dengan tujuan, untuk emberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...