Search

Kakorlantas Polri Sebut Satpas SIM Bekasi Jadi Contoh di Indonesia

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Refdi Andri saat peresmian gedung Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas)  SIM dan Gerai SIM Polres Bekasi di komplek Pemkab Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kamis (22/8/2019). (Tjg)
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Refdi Andri saat peresmian gedung Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM dan Gerai SIM Polres Bekasi di komplek Pemkab Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kamis (22/8/2019). (Tjg)

Bekasi, reportasenews.com – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Refdi Andri meresmikan gedung Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM dan Gerai SIM Polres Bekasi di komplek Pemkab Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kamis (22/8/2019). Pada kesempatan yang sama juga diresmikan FIFO Integrated System (sistem antrean first in first out terintergrasi) guna menunjang Satpas dalam melayani para pemohon SIM).

“Satpas SIM Polres Bekasi ini patut menjadi contoh untuk semua satuan-satuan kewilayahan,” kata Irjen Pol. Refdi Andri saat memberi sambutan dalam peresemian tersebut.

Kakorlantas mengatakan pelayanan di Satpas yang didukung teknologi FIFO Integrated System ini merupakan komitmen Polri kepada masyarakat. Lazimnya sistem dan teknologi yang baru diterapkan, kata Refdi, akan terus dievaluasi pelaksanaannya.

“Komitmen ini penting dimana unsur-unsur pelayanan akan dievaluasi terhadap inovasi dan terobosan yang dilakukan,” katanya.

Meksi didukung teknologi yang mumpuni, menurut Refdi, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat akan siasia jika tanpa apengawasan dan komitmen yang baik dari para pelaksana pelayanan. “Pelayanan publik harus dengan perinsip berkualitas, cepat, tepat, terjangkau, dan murah,” tegasnya.

Yang terpenting saat ini, menurut Refdi, komitmen Kapolres Bekasi dan Kasat Lantas Polres Bekasi menjaga dan mengawasi pelaksanaan pelayanan di Satpas Polres Bekasi ini. “Mungkin ini pelayanan unggul yang pertama berkaitan dengan Satpas di Indonesia,” ungkapnya.

Selain Kapolda Merto Jaya dan Kakorlantas, peresmian Satpas SIM tersebut juga dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara, Kasat Lantas Polres Bekasi AKBP Santono, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, dan sejumlah pejabat Forpimda Bekasi.

Menurut Kakorlantas, Polri telah memberikan layanan pembuatan SIM secara online di seluruh Indonesia. Untuk mendukung sistem online, Korlantas Polri juga telah membangun sejumlah Satpas.

Dengan pembangunan kantor Satpas yang didukung teknologi FIFO Integrated System ini, masyarakat diharapkan mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Pelayanan dimaksud adalah para pemohon SIM merasa lebih nyaman, teratur, tertib, transparan, dan bebas pungli.

Dengan sistem ini, seluruh informasi seperti jumlah pemohon SIM yang hadir, pemohon yang lulus dan tidak, serta jumlah PNPB akan diketahui secara langsung (real time). Sebab, data peserta terkoneksi dalam sistem online pelayanan terpadu di Satpas SIM pusat di Korlantas Polri.

Satpas Polres Metro Bekasi tercatat dalam rekor MURI, karena Satpas pertama yang menggunakan FIFO Integrated System.

Selain meresmikan kantor Satpas, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Refdi Andri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Edy juga meluncurkan Smart SIM. Kartu ini tidak hanya berfungsi sebagai kartu izin mengemudi, tapi juga sebagai kartu multi-fungsi seperti halnya kartu e-money.

Kakorlantas dan Kapolda Metro Jaya menyaksikan secara langsung proses pelayanan pembuatan SIM di gedung baru Satpas SIM.

Dalam kesempatan tersebut, petugas melayani beberapa pemohon SIM dengan menggunakan FIFO Integrated System yang memudahkan proses pembuatan SIM dari awal hingga akhir.

Gedung Baru yang Nyaman , Lengkap, dan Modern
Gedung Satpas seluas 3.300 meter persegi dibangun di atas lahan seluas 8.300 meter persegi. Terdiri dari ruang tunggu, ruang registrasi, ruang foto dan identifikasi, ruang pencerahan, ruang uji teori, kantor, dan ruang pelayanan lainnya. Sementara lahan seluas 5.000 meter persegi digunakan untuk tempat parkir dan lapangan uji praktek.

Luas lahan, aristektur bangunan, jumlah ruang, dan warna gedung telah diatur dalam petunjuk teknis yang dijadikan standar Satpas Prototipe.

Sejumlah ruang pelayanan publik dilengkapi dengan fasilitas peralatan teknologi informasi seperti internet, wireless, komputer, LED TV Wal, CCTV, server , speaker, dan tablet.

Kantor Satpas ini juga menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas dan ruang laktasi bagi ibu menyusui serta ruang bermain untuk anak-anak.

Dalam peresmian Kantor Satpas Polres Metro Bekasi ini, Kapolda Metro Jaya bersama Kakorlantas juga mengunjungi gerai online pelayanan kepolisian seperti gerai SKCK dan gerai SPKT.

Gerai SKCK merupakan pelayanan kepolisian yang menerbitkan surat keterangan catatan kepolisian kepada seorang pemohon/warga tentang ada atau tidaknya catatan orang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas.

Sementara gerai SPKT memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu kepada masyarakat dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan atau pengaduan, pemberian bantuan atau pertolongan.

Sejumlah gerai lain yang terkait dengan pelayanan masyarakat juga menyemarakkan perhelatan peresmian gedung baru Satpas SIM Polres Metro Bekasi. (Tjg/Sir)




Loading Facebook Comments ...