Search

Kantor Bawaslu Depok Masih Ngontrak

Kantor Bawaslu Depok yang terletak di Jalan Nusantara Kecamatan Pancoran Mas. (foto:ltf)
Kantor Bawaslu Depok yang terletak di Jalan Nusantara Kecamatan Pancoran Mas. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Depok hingga kini masih belum memiliki kantor sendiri alias ngontrak. Padahal, Bawaslu Depok telah mengajukan permintaan atau meminjamkan sebuah gedung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk dijadikan kantornya.
Ironisnya, kantor Bawaslu Depok yang terletak di Jalan Nusantara Kecamatan Pancoran Mas ditanggung Bawaslu Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 7,5 juta per bulan.
Ketua Bawaslu Depok Luli Barlini mengungkapkan pihaknya telah mengajukan permohonan pembuatan kantor atau meminjamkan sebuah gedung untuk dijadikan kantor. Permohonan tersebut telah tiga kali dilayangkan kepada Pemkot Depok. “Kami sudah mengajukan ke Pemkot Depok. Mulai dari September, Desember 2018, dan Januari 2019,” kata Luli Depok, Selasa (29/1/2019).
Luli berharap Pemkot Depok memberikan bantuan gedung kepada Bawaslu seperti sejumlah wilayah. Contohnya, di Bawaslu Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Sumedang. “Untuk Bekasi Kota sudah dipinjamkan. Rumah Wakil Wali Kota kalau tak salah, rumah dinasnya. Di Kuningan, Majalengka, Subang, Sumedang dipinjamkan oleh Pemda,” imbuhnya.
Gedung yang mereka huni kelak, kata Luli, memiliki ruang sidang, ruang penegakan hukum terpadu (Gakkumdu), dan ruang pengawasan seperti kantor baru yang kini sedang ditata. “Semoga Pemkot membuat kantor buat Bawaslu yang punya ruang sidang, Gakkumdu, dan pengawasan. Kalo yang sekarang ini dananya berasal dari Bawaslu Provinsi Jabar,” ujarnya.
Terhitung dari tiga hari kedepan, masih kata Luli, kantornya sudah beroperasi dan siap menerima kunjungan siapa pun yang ingin bertemu.
“Kita sudah efektif bekerja, walaupun masih berantakan enggak apa, semuanya sudah aktif. Jadi cuman pindah tempat saja. Alamatnya saja yang berubah,” pungkasnya. (ltf/jan)



Loading Facebook Comments ...