Search

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Silaturahmi Dengan Ulama Sebagai Wujud Sinergitas

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto di kediaman KH. Ali Badri di Jalan Gadung, Surabaya. (foto.Ist)

Surabaya, Reportasenews – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto berkunjung dan silaturahmi dengan Aliansi Ulama Madura (Auma), Autada Aliansi Ulama Tapal (Autada) di kediaman KH. Ali Badri  di Jalan Gadung, Surabaya, Rabu (2/12/2020).

Kedatangan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, disambut langsung oleh KH. Ali Badri. Kedatangan mereka dalam rangka ingin menjalin Silaturahmi, antara TNI, Polri dan Para Kyai Sepuh dan Ulama yang ada di Jawa Timur.

Ini adalah wujud dari kedekatan Kapolda Jatim Irjen Nico dan Pangdam Brawijaya dengan para Ulama, Sinergitas antara TNI/ Polri dan Ulama sangat dibutuhkan.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama filenya adalah WhatsApp-Image-2020-12-02-at-20.43.03-1-1024x682.jpeg
Kedatangan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, disambut langsung oleh KH. Ali Badri. (foto.Ist)

Saat ini, Jawa Timur masih di masa Pandemi Covid-19, dan pada 9 Desember 2020, akan menghadapi Pilkada Serentak di Jatim. Sehingga untuk mewujudkan  suasana  kondusifitas di Jatim, komunikasi dan koordinasi dengan para Ulama ini sangat dibutuhkan.

“Saya sebagai orang baru di Jatim, ingin memeprkenalkan diri terlebih dahulu dan meminta Doa Restu kepada para Kyai dan Ulama. Agar dalam menjalankan tugas di Jatim sebagai Kapolda Jatim bisa amanah,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Rabu (2/12/2020).

Para tokoh di Jawa Timur ini bertemu untuk menciptakan suana kondusif dan sinergitas dalam menciptakan keamanan di masyarakat. (foto.Ist)

Sementara itu KH. Ali Badri dalam sambutannya mengatakan, bahwa keamanan serta kondusifitas Jatim ini perlu dijaga bersama. Antara TNI/Polri dan para Ulama. Karena Jawa Timur sebagai barometer Bangsa Indonesia. Jika Jatim goyah, maka akan berdampak kesemuanya.

“Kita harus jaga bersama kondusifitas Jatim yang sudah aman ini, bersama TNI/ Polri dan Ulama. Saya yakin Jatim akan aman dan kondusif,” kata KH. Ali Badri, saat memberikan sambutan.

Selain itu KH. Ali Badri mengucapkan selamat datang untuk Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, yang menjabat sebagai Kapolda Jatim dan kembali ke Surabaya. Karena Kapolda sendiri putra daerah yang kembali. Saya melihat bahwa Kapolda ini orang yang sangat bijak.

“Saya ucapkan selamat datang kepada Kapolda Jatim, dan kembali ke Surabaya sebagai Kapolda Jatim,” tambahnya.

Harapan kedepan, bagaimana jajaran TNI/ Polri, bisa menjadikan Jatim aman dan kondusif. Selain itu, jangan sampai kita gampang terprovokasi oleh pihak lain, sehingga kita terpecah belah dan mudah diadu domba.(Tjg)




Loading Facebook Comments ...