Search

Kapolda Kalbar: Menjaga Kamtibmas Itu Wujud Rasa Syukur

Irjen Pol Didi Hayono  saat menghadiri Haul Akbar Al Qutub Al Habib Bin Ahmad Bafaqih dan Abuya Al Habib Muhammad Ridhno Bin Ahmad bin Aqil Bin Yahya di Pondok Pesantren Darunna’im Kota Pontianak. (foto:das)
Irjen Pol Didi Hayono saat menghadiri Haul Akbar Al Qutub Al Habib Bin Ahmad Bafaqih dan Abuya Al Habib Muhammad Ridhno Bin Ahmad bin Aqil Bin Yahya di Pondok Pesantren Darunna’im Kota Pontianak. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com  – Menjaga Kamtibmas adalah wujud nyata rasa syukur, kata  Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat  Irjen Pol Didi Hayono  pada Haul Akbar Al Qutub Al Habib Bin Ahmad Bafaqih dan Abuya Al Habib Muhammad Ridhno Bin Ahmad bin Aqil Bin Yahya di Pondok Pesantren Darunna’im Kota Pontianak, pada  Kamis (27/6/2019) malam.
“Acara yang diselenggarakan ini mengandung makna ungkapan rasa syukur kepada Alloh SWT atas segela nikmat yang diberikan kepada umat-Nya sekaligus penghormatan dan bakti anak kepada orang tua kita. Dalam hal ini bakti dari seluruh keturunan maupun murid serta simpatisan Habib Ridho bin Yahya,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat  Irjen Pol Polisi Didi Hayono di hadapan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Darunna’im.
Didi berkata,  sebagai masyarakat Kalbar musti harus bersyukur.  Karena Alloh SWT telah mengkarunikan kepada kita dengan Provinsi kaya dan cantik ini.
“Kita sebagai warga Kalbar wajib memperlakukan bumi pertiwi ini selayaknya ibu kita sendiri dengan mensyukuri nikmatNya, melalui sikap tindakan berpartisipasi dan kerjasama komponen masyarakat dan tentunya Ridho Alloh SWT dalam menjaga kondisi kamtibmas di wilayah Kalbar hingga kondusif. Itu merupakan wujud rasa syukur kita,” ujarnya.
Kapolda menekankan  masalah yang menjadi atensi dan harus diberantas secara bersama sama. Yaitu terkait peredaran Narkoba yang rentan beredar di kalangan pemuda pemudi serta pelajar.
“Saya mengajak semua yang hadiri disini, para orang tua, guru, kiyai, alim ulama, tokoh masyarakat dan utamanya para santri untuk menjadi benteng bangsa dan umat, sekaligus kekuatan terbesar dalam menghentikan sama sekali peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba apapun bentuknya,” tutupnya. (das)



Loading Facebook Comments ...