Search

Kapolda Papua Luncurkan Program Polisi Sahabat Sekolah 

Kapolda Papua Irjen pol Drs. Boy Rafli Amar menyematkan Pin Dokter Klinik Pancasila oleh 5 orang perwakilan Dokter Klinik Pancasila SMA Negeri 4 Jayapura di saksikan langsung oleh direktur klinik Pancasila bapak DR Dody Susanto.(foto riy)
Kapolda Papua Irjen pol Drs. Boy Rafli Amar menyematkan Pin Dokter Klinik Pancasila oleh 5 orang perwakilan Dokter Klinik Pancasila SMA Negeri 4 Jayapura di saksikan langsung oleh direktur klinik Pancasila bapak DR Dody Susanto.(foto riy)

Jayapura, reportasenews.com – Untuk Menanamkan rasa keberagaman dan persatuan kepada anak usia Sekolah Menegah Atas, Polda Papua meresmikan klinik pancasila di SMA Negeri 4 Jayapura, Sabtu (30/09).

Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar membuka secara resmi kegiatan Polisi Sahabat Sekolah ini yang ditandai dengan pemasangan pin Dokter klinik pancasila.

Dalam Sambutanya ,Kapolda Papua  Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, dirinya sengaja mencetus Program Polisi Sahabat Sekolah ini  dengan maksud agar anak sekolah di Papua dapat mendapat informasi atau penjelasan terkait Pancasila yang nanti akan di sampaikan oleh Direktur Klinik Pancasila DR. Dody Susanto.

Karena menurutnya Pancasila merupakan karya agung yang di wariskan oleh leluhur bangsa, sehingga kita sebagai anak bangsa harus bersyukur karena memiliki para leluhur yg memikirkan tentang keberagaman, kemajemukan bangsa Indonesia serta Pancasila sebagai obat perekat bangsa dari Sabang sampai Merauke.

“Indonesia ini sangat majemuk berbagai suku bangsa, bahasa, agama dan oleh karena itu kita dapat di persatukan dengan Pancasila dan para leluhur bangsa telah memikirkan itu, demikian juga pada awal negara para leluhur bangsa telah merumuskan lima sila Pancasila sehingga lima  sila inilah yang menjadi obat pemersatu bangsa, yang belum tentu di miliki oleh bangsa-bangsa lainnya yg ada di dunia ini, karena tidak ada bangsa yang keberagaman sukunya seperti yang ada di Republik Indonesia ini,” ungkapnya dihadapan ratusan anak sekolah.

Boy juga menambahkan, kehadiran tokoh-tokoh kita saat ini harus menjadi ciri khas anak bangsa tentang bagaimana kita semua mengenali lebih dekat, menghayati serta mengamalkan nilai-nilai leluhur bangsa yang di wariskan oleh para pendiri bangsa untuk menjadi modal dasar untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat, mandiri, berkepribadian, unggul, dan memiliki daya saing yang hebat.

“Ini kita mulai dari Papua khususnya kota yang kita cintai ini Kota Jayapura, mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini bisa sampai kepada saudara-saudara kita yang berada jauh dari kota Jayapura dan dapat menjadi modal untuk mewujudkan Provinsi Papua yang maju, mandiri tentunya sejahtera.” (riy) 




Loading Facebook Comments ...