Search

Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Pontianak Kian Meluas

bandicam 2019-03-21 18-41-30-693

Pontianak, reportasenews.com – Dua hari sudah kebakaran  hutan dan lahan gambut di provinsi Kalimantan Barat belum berhasil dipadamkan.Lahan gambut yang terbakar di jalan Sepakat 2 Pontianak semakin meluas. Titik api terus bertambah karena cuaca yang panas dan tiupan angin yang kencang.

Kepala BPBD kota Pontianak, dr Saptiko, memperkirakan lahan yang terbakar mencapai satu hektar lebih di jalan Sepakat 2 Ujung.

“Lahan ini rata-rata sudah ada pemiliknya, lahan sengaja dibakar karena untuk berkebun, namun api justru merembet ke tempat lainnya sehingga cuaca yang panas dan angin kencang, menyulitkan pemadaman api,” kata Saptiko kepada wartawan di lokasi kebakaran gambut, Kamis (21/03/2019).

Saptiko mengatakan saat ini ketersediaan air untuk pendinginan lahan gambut masih mencukupi. Hanya kendala karena angin dan cuaca yang panas, menyebabkan titik api terus bermunculan.

“Setiap hari pendinginan terus dilakukan dengan penyemprotan air yang dilakukan 20 personil kami ditambah personil TNI AD, relawan rumah Zakat, dan PMI,” ujarnya.

Untuk menghadapi kebakaran lahan dan gambut yang terjadi setiap tahunnya ini, Saptiko masih menunggu status siaga darurat karhutla dari Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

“Saat ini kita masih menunggu instruksi Walikota Pontianak untuk status bencana karhutla, sehingga meski status belum ditetapkan. Kami tetap bekerja memadamkan api termasuk pendinginan, dan kemarin bahkan kita bekerja hingga tengah malam dan menjelang pagi, sekaligus menjaga agar api tidak meluas maupun menjaga peralatan dilokasi,” terang Saptiko.

Akibat kebakaran lahan gambut ini, aktivitas penerbangan mulai terkena dampaknya.

Jarak pandang mendatar di Bandara Supadio Pontianak secara umum lebih dari 1000 meter. Namun pada Rabu, tanggal 20 Maret 2019, jarak pandang sejauh 200 m, hal ini dikarenakan kabut.

Sementara data BMKG Pontianak menyebutkan titik hotspot di wilayah Kalimantan Barat mencapai 51 titik api yang terbanyak di Kabupaten Kubu Raya yang mencapai 17 titik api. (das)




Loading Facebook Comments ...