Search

Keluarga Tersangka Curanmor Diminta Lapor ke Pengawas Internal Mabes Polri dan Kompolnas

Keluarga korban saat menunjukan surat kematian. (foto:ltf)
Keluarga korban saat menunjukan surat kematian. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com  – Keluarga Yulius Lucas Tahapary alias Ulis (35) diminta segera melaporkan kejadian kematian yang terjadi dalam penyidikan terhadap tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di ruang penyidik Satreskrim Polresta Depok pada Rabu, 14 November 2018 ke Divisi Insperktur Pengawasan Umum (Irwasum) beserta Profesi dan Pengaman (Propam) Polri. Pernyataan tersebut diutarakan Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti.
Sebab kejadian tersebut menunjukkan bentuk arogansi kepolisian yang seharusnya mengayomi bukan malah mengakibatkan hilangnya nyawa seorang. “Pihak keluarga dapat melaporkan kejadian itu kepada Irwasum dan Propam Mabes Polri selaku pengawas internal. Misalnya, dari pemeriksaan hasil visum, perintah dilakukannya autopsi dan pemeriksaan ke sejumlah polisi yang melakukan proses lidik sidik, agar dapat diketahui apakah kematian pria dua anak akibat penyiksaan atau karena hal lainnya,” kata Poengky saat dihubungi wartawan, Kamis (14/11/2018) malam.
Menurutnya, pemeriksaan kepada sejumlah polisi yang diduga melakukan kekerasan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang sangatlah wajar. Jika hal itu terbukti dalam pemeriksaan tentunya dapat diproses secara hukum. “Apabila dalam kematian almarhum disebabkan penyiksaan, maka orang-orang yang diduga menyiksa bisa diproses secara hukum,” ucapnya.
Selain ke pengawas internal Mabes Polri, masih kata Poengky, pihak keluarga almarhum juga dapat melaporkan kejadian itu ke pihaknya. Itu dilakukan agar Kompolnas dapat mengawasi proses pemeriksaan yang dijalankan pengawas internal.

“Keluarga juga dapat melaporkan ke Kompolnas setelah melaporkan ke pengawas internal,” tandasnya. (jan/ltf)




Loading Facebook Comments ...