Search

Kembali, 89 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Malaysia

Sebanyak 89 pekerja migran Indonesia kembali dideportasi dari Malaysia dan tiba di Kantor Dinas Sosial provinsi Kalimantan Barat pada pukul 23.30 WiB, Kamis (15/10/2020) malam. (Photo: istimewa)

Pontianak, reportasenews.com – Di tengah gelombang aksi buruh menolak Omnibus Law, pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) bermasalah juga tiada henti di tengah pandemi Covid 19 yang belum berakhir. Kamis (15/10/2020) malam sekitar pukul 23.30 WIB sebanyak 89 orang pekerja migran Indonesia tiba di Pontianak setelah melewati perjalanan panjang dari sekitar 8 jam lebih dari negeri Jiran Malaysia melalui PLBN Entikong menuju ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Pontianak, Andi Kusuma mengatakan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang di deportaisk  melalui PLBN Terpadu Entikong sebanyak 89 orang terdiri dari, 82 orang laki-laki dan 7 orang perempuan.

Andi merincikan, asal  Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang di deportasi dari Negara Malaysia adalah sebagai berikut, Kalimantan Barat 45 orang, Nusa Tenggara Timur  1 orang, Jawa Timur 11 orang, Sulawesi Selatan  8 orang, Nusa Tenggara Barat 12 orang, Jawa Barat 4 orang, Banten 2 orang, Sumatera selatan 1 orang, Lampung 2 orang, Jawa Tengah 3 orang.

“Secara keseluruhan yang dideportasi dan repatriasi sebanyak  89 orang,” ujar Andi.

Dijelaskan kembali oleh Andi, kasus  Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah tidak  memiliki Permit  38 orang, tidak memiliki Paspor 48 orang, lapor ke KJRI Kuching karena keinginan dipulangkan ke Indonesia (Repatriasi)  2 Orang, kasus pidana jadi operator judi online sebanyak 1 orang.

“Seluruh pekerja migran Indonesia yang dipulangkan telah melawati pemeriksaan sesuai protokol kesehatan Covid 19, dan selanjutnya yang dari luar Kalimantan Barat ditampung di shelter sambil menunggu jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing,” tutupnya. (das)




Loading Facebook Comments ...