Search

Kemenkes RI Tidak Hadir,  Sidang Perdana Korban Kecelakaan Ditunda

Suasana Sidang di PN Jawa Timur. (foto:fat)
Suasana Sidang di PN Jawa Timur. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Gugatan korban kecelakaan terhadap Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, dan tergugat lainnya memasuki sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo, Selasa (15/10/2019).

Sidang perdana dengan agenda menghadirkan para  pihak tergugat itu, dipimpin  ketua majelis hakim, I Ketut Dharpawan dan dua hakim anggota masing masing Dwi Elyarahma Sulistiyowati dan Novi Nuradhayanty.

Sayangnya, sidang perdana yang dihadiri langsung korban Ainul Yakin, yang didampingi Supriyono selaku kuasa hukumnya dan dihadiri pihak tergugat empat perwakilan dari RS dr Sutomo Surabaya dan perwakilan dari Gubernur Jatim itu, tidak dihadiri dari tergugat Kemenkes RI, sehingga sidang ditunda pada 5 Nopember  2019 mendatang.

“Karena  salah satu tergugat, yakni Kemenkes RI tidak hadir maka sidang kami tunda tiga minggu. Untuk itu kami akan kembali memanggil pihak tergugat tersebut untuk hadir pada sidang, 5 Nopember mendatang. Jika masih belum hadir, maka sidang akan dilanjutkan,”kata Humas PN Situbondo, I Ketut Dharpawan

Sementara itu, penasehat hukum pengggugat, Supriyono berharap agar Kemenkes RI yang juga turut sebagai pihak tergugat dalam perkara ini dapat hadir pada sidang berikutnya. Sebab, dengan hadirnya semua pihak maka pokok permasalahan akan jadi terang benderang.

“Kami apresiasi terhadap pihak tergugat dari Provinsi Jawa Timur yang sangat perhatian sekali dengan menghadiri persidangan ini. agar persidangan ini lancar, kami harap pihak tergugat yaitu Kemenkes juga hadir pada sidang mendatang. Persoalan ini akan selesai pada tahap mediasi atau tetap berlanjut,”katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi digugat oleh Ainul Yaqin di Pengadilan Negeri (PN)  Situbondo, Selasa (17/09/2019).

Ainul Yaqin menggugat Gubernur Jatim,  lantaran tidak pernah menpatkan penanganan serius dari tim medis Rumah Sakit (RS)  dr Soetomo, Surabaya. Informasi yang dihimpun menyebutkan,  pria 26 tahun tersebut mengalami patah tulang pada bagian kakinya akibat kecelakaan di Desa Klatakan Kecamatan Kendit, 1,7 bulan yang lalu.(fat)




Loading Facebook Comments ...