Search

Kerjasama Pendirian Mall of Indonesia Product, Terus Dimatangkan Konjen RI Jeddah dan Baeshen Group

Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin bersama tim ekonomi KJRI Jeddah memenuhi undangan perusahaan Baeshen Group.(foto:istimewa)
Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin bersama tim ekonomi KJRI Jeddah memenuhi undangan perusahaan Baeshen Group.(foto:istimewa)

Jeddah,reportasenews.com – Kerjasama ekonomi antara pemerintah kerajaan Arab Saudi pemerintah Indonesia dalam bidang perdagangan akan terus ditingkatkan untuk memperkenalkan dan memasarkan berbagai produk andalan Indonesia di Arab Saudi.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, baru-baru ini Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin bersama tim ekonomi KJRI Jeddah memenuhi undangan perusahaan Baeshen Group untuk membahas lebih lanjut hasil pertemuan yang diadakan sebelumnya di KJRI Jeddah.

Pertemuan itu membahas kerjasama penyelenggaraan pameran tunggal produk-produk Indonesia, pendirian mall of Indonesian produk sebagai pusat pemasaran berbagai produk Indonesia dan penjajakan kerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia.

Pertemuan kali kedua ini diselenggarakan Minggu, 25 Maret 2018 di kediaman Abdul Qadeir Baeshen, pimpinan perusahaan Baeshen group.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Baeshen Group mengajak Konjen beserta tim ekonomi KJRI Jeddah yang diwakili oleh Staf Teknis Promosi Perdagangan (ITPC), Gunawan, dan Pelaksana Fungsi Ekonomi-2, Agus Muktamar, untuk berkomunikasi secara intens guna mematangkan agenda kerjasama yang telah digagas bersama sebelumnya.

“Kita harus segera melakukan apa yang mampu kita garap untuk merealisasikan rencana ini,” kata Baeshen.

97e0fb50-de12-4c9c-ba57-fa41fdc5aead

Baeshen menambahkan bahwa pihaknya akan menggalang sejumlah perusahaan di Arab Saudi untuk bergabung dalam rangka menjajaki kontak bisnis dengan sejumlah perusahaan di Indonesia yang difasilitasi oleh Konsulate Jenderal RI (KJRI) Jeddah.

Konjen berjanji akan segera menyampaikan kepada instansi terkait di Jakarta  dengan mengutus tim ekonomi dan KJRI Jeddah dalam beberapa hari ke depan untuk menemui pihak terkait di tanah air untuk mematangkan rencana pendirian Mall of Indonesia (MoI) di Jeddah Arab Saudi.

“Gagasan ini pernah muncul 1992 dan sempat berdiri The House Indonesia Product (HIP) yang didukung oleh perusahaan pemerintah Darma Niaga (sekarang PT. PPI persero) namun kemudian redup pada tahun 1997 karena krisis ekonomi dan tidak ada tindak lanjutnya. Tawaran ini merupakan sempatan mas bagi Indonesia  untuk mendorong peningkatan kerja sama bisnis ,” ucap Konjen.

Untuk menunjukkan keseriusan dalam rintisan kerja sama ini, Abdul Qader Baeshen memanggil beberapa stafnya dari berbagai lini usaha miliknya untuk ikut bergabung dalam pertemuan yang dihelat hingga menjelang tengah malam itu.(win)

 




Loading Facebook Comments ...