Search

Kerusuhan Pelaksanaan Pemilu di Situbondo

bandicam 2019-03-22 20-31-56-153

Situbondo, Reportasenews.com – Pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 di Kabupaten Situbondo berlangsung ricuh, setelah puluhan  pendukung dari  salah satu  Calon Legislatif (Caleg),  mendatangi tempat pemungutan suara (TPS), lantaran menilai  ada kecurangan dalam penghitungan TPS tersebut, Jumat (22/3/2019).

Bentrok fisik antara  massa dengan petugas keamanan tak dapat dielakkan,  massa bahkan  makin beringas. Untuk menghalau massa, Polisi terpaksa menyemprotkan air dengan mobil water canon milik Polres Situbondo.

Pengamanan berlapis petugas gabungan dari TNI dan Polri, berhasil memukul mundur massa dan berhasil mengamankan salah seorang  provokatornya.

Kerusuhan ini terjadi dalam kegiatan  simulasi pengamanan Pemilu serentak Tahun 2019, yang dilaksanakan di halaman depan Mapolres Situbondo.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono mengatakan, menjelang pelaksanaan Pemilu serentak dan tahapan kampanye terbuka pada 24 Maret hingga 13 April mendatang, pihaknya sengaja menggelar simulasi pengaman Pemilu Tahun 2019.

“Dengan harapan, petugas yang terlibat mengetahui dan memahami cara bertindak dalam proses pengamanan. Selain itu, petugas juga mengerti menyelesaikan permasalahan  dan konflik jika terjadi sesuatu pada pelaksanaan Pemilu serentak tersebut,”ujar AKBP Awan Hariono, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, dalam mengamankan Pemilu serentak tahun 2019, pihaknya akan menerjunkan sebanyak 1100 petugas l gabungan. Dengan rincian, 450 peronel Polri, 250 TNI, dan sebanyak 400 peronel Linmas di Kabupaten Situbondo.”Selain itu, dalam mensukseskan  Pemilu serentak aman dan damai di Situbondo, dalam mensukseskan Pemilu serentak tersebut,  kami juga akan bersinergi semua elemen masyarakat di Kabupaten Situbondo,”bebernya.

Lebih jauh AKBP Awan Haryono menegaskan, menjelang Pemilu serntak pada 17 April mendatang, pihaknya telah memetakan sebanyak 15 titik rawan di Kabupaten Situbondo, yakni rawan geografis, seperti di Dusun Merak, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, yang diketahui tidak bisa ditempuh melalui jalur darat, sehingga petugas harus menggunakan perahu untuk mengamankan tiga TPS di Dusun Merak tersebut.”Namun, sebelum pelaksanaan Pemilu serentak tersebut, kami bersama Forkopimda Situbondo akan melakukan cek lokasi ke sejumlah titik rawan di Kabupaten Situbondo,”pungkasnya.

Hadir dalam apel pengamanan Pemilu serentak di halaman Mapolres Situbondo, Bupati Dadang Wigiarto, Kapolres AKBP Awan Hariono, Dandim 0823 Situbondo, dan anggota Forkopimda Situbondo, ketua MUI Situbondo, dan sejumlah pengurus Parpol peserta Pemilu di Kabupaten Situbondo,(fat)




Loading Facebook Comments ...