Search

Ketua LMA Minta KPU dan Bawaslu Pro Aktif Sosialisasi

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, George Awi. ( foto : riy)
Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, George Awi. ( foto : riy)

Jayapura, reportasenews.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, George Awi meminta kepada KPU Dan BAWASLU Papua untuk terus melakukan sosialisasi dan tatap muka dengan para tokoh masyarakat dan agama menjelang pencoblosan 27 juni nanti.

Selain KPU dan BAWASLU Lembaga  Adat juga meminta kepada Kapolda Papua sebagai penegak hukum harus berani dalam mengambil sikap sehingga tidak menimbulkan kericuhan maupun konlfik didalam masyarakat di Port Numbay.

” Atmosfir Pilkada di Papua makin hangat dan kita juga menyadari hal itu sehingga  saya selaku LMA berharap agar semua aktifitas Pemilihan Kepala Daerah yang akan bermuara di Kota Port Numbay dapat mengikuti aturan yang ada, dimana penegak hukum harus berani karena apabila tidak berani maka akan menimbulkan kericuhan di Port Numbay”.   Tegasnya Kepada Reportasenews.com.

Awi juga merasa heran dengan kinerja KPU dan BAWASLU yang bertugas sebagai penyelenggara karena tidak pernah melakukan sosialisasi dan tatap muka namun hanya polri yang melakukan itu. ” yang membuat kami heran adalah yang selama ini aktif mengadaan sosialisasi dan tatap muka  adalah Polisi, tetapi KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara  tidak pernah melakukan sosialisasi maupun tatap muka untuk menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat sehingga kami berjalan dengan ketidak tauhan kami’. Ungkapnya.

Dirinya juga menghimbau agar  Kewajiban partai politik untuk memberikan penddidikan politik yang baik kepada masyarakat itu jangan hanya sloga semata namun harus nyata di dalam masyarakat, Dan Kepada Para paslon yang bertarung dalam Pilkada harus menjual ide dan program yang benar dan logis agar pemikiran masyarakat dapat terbuka, bukan dengan Mengorbankan masyarakat untuk mengejar kepentingan selama 5 tahun.

” Kami akan membuat komitmen Pilkada Damai dan yang harus hadir dalam komitmen Pilkada Damai adalah 2 kandidat, partai politik, KPU maupun Bawaslu”. tegasnya.

Kurang Seratus Hari lagi akan dilaksanakan Proses Pilkada Serentak yakni Gubernur Papua dan Bupati di 7 kabupaten di Papua. (riy)




Loading Facebook Comments ...