Search

KFC Akan Kurangi Sedotan Plastik di Semua Gerainya Hingga 90 Persen

kfc_20180508_204031

Jakarta, reportasenews.com—KFC bertekad mengurangi penggunaan sedotan plastik di semua gerainya hingga 90 persen. Pengurangan sedotan itu, terkait isu sampah plastic yang tak bisa terurai dan merusak ekosistem.

“Pemakaian sedotan plastik di gerai KFC secara bertahap mengalami penurunan hingga 45 persen di setiap gerainya. Kami targetkan pada tahun 2021, penggunaan sedotan plastic turun hingga 90 persen,” kata Hendra Yuniarto selaku General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia di KFC Kamang, Selasa (8/5/2018).

Fakta ini yang dihimpun LSM Divers Clean Action (DCA), sedotan plastic yang biasa digunakan di restoran menjadi penyumbang sampah di dunia. DCA bahkan mencatat terdapat 5 triliun potongan plastik mengapung di dunia. Dan sedotan plastik tercatat menduduki posisi kelima penyumbang sampah di laut dunia. Bahkan di perairan Indonesia tercatat ada 93.244.847 batang yang berasal dari restoran, minuman kemasan, dan sumber lainnya.

“Kami tak bisa menghilangkan kebiasaan semua konsumen menggunakan sedotan plastic, namun kami bertekad menjadi pemimpin di industri jasa restoran ini mengurangi sampah plastic. Ini adalah  gerakan moral Hari Bumi Internasional,” jelas Hendra.

Gerakan #Nostrawmovement di KFC di enam gerai pada bulan Mei hingga akhir tahun 2017, lalu meluas ke 233 gerai KFC di wilayah Jabodetabek sejak akhir tahun 2017, pemakaian sedotan plastik di gerai KFC secara bertahap mengalami penurunan hingga 45 persen di setiap gerainya.

Hingga akhirnya gerakan ini menjadi gerakan nasional KFC Indonesia, bahkan 630 gerai tercatat mulai mencanangkan #Nostrawmovement ini.

“Jumlah total pengurangan sedotan di seluruh gerai KFC di Jabodetabek itu bila dijadikan garis lurus setara hingga 257 kali tinggi monas,” ujar Hendra Yuniarto.

InfografisDCA-05 s

Kampanye Gerakan Tanpa Sedotan atau #Nostrawmovement ini merupakan kerjasama antara KFC Indonesia dengan Divers Clean Action (DCA) yang sudah dimulai sejak tahun 2017 silam dengan melakukan kegiatan membersihkan sampah di pesisir Pulau Pramuka.

Pencanangan #Nostrawmovement atau Gerakan Tanpa Sedotan menjadi gerakan nasional KFC dimulai bersama dengan peringatan Hari Terumbu Karang 2018 yang dirakayan setiap tanggal 8 Mei dan sehubunggan dengan gerakan #beatplasticpollution yang diusung saat Hari Bumi Internasional 22 April 2018 silam.

Hal inilah yang membuat KFC Indonesia melakukan gerakan #Nostrawmovement untuk lebih peduli terhadap sampah plastik terutama sedotan plastik sekali pakai dengan mengubah kebiasaan minum menggunakan sedotan demi menyelamatkan laut dan biota laut di dalamnya.

“Kami berharap dapat semakin mengurangi penggunaan sedotan plastik dan berkontribusi dalam penyelamatan laut Indonesia,” ujar Hendra Yuniarto.

Setiap tahunnya sekitar sepertiga biota laut termasuk terumbu karang, dan bahwa burung laut, mati karena sampah plastik termasuk sedotan plastik sekali pakai yang berakhir di lautan.

Hal ini tentu sangat menghawatirkan mengingat terumbu karang berperan besar melindungi pantai dari erosi, banjir pantai, dan peristiwa perusakan lain yang diakibatkan oleh fenomena ait laut. Terumbu karang juga merupakan tempat mencari makanan, tempat asuhan dan tumbuh besar bagi berbagai biota laut. (hendrata yudha)




Loading Facebook Comments ...