Search

Khofifah Tunggu Deklarasi Parpol Pengusung Untuk Maju Pilgub Jatim

Khofifah saat sowan ke keluarga besar KH Fuad, di PP Sidogiri. (foto : abd)
Khofifah saat sowan ke keluarga besar KH Fuad, di PP Sidogiri. (foto : abd)

Pasuruan, reportasenews.com – Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa, memastikan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang. Kepastian itu dilontarkannya setelah beberapa partai politik (parpol) yang menemuinya untuk diusung maju menjadi calon gubernur (cagub) Jawa Timur untuk periode 2018-2023.

Bahkan Khofifah masih menunggu reaksi dari beberapa pimpinan parpol yang akan mengusungnya nanti. Ia secara gamblang mengaku bahwa sesuai dengan ketentuan KPU Jawa Timur, dikatakannya beberapa partai yang akan mengusungnya sudah penuhi syarat untuk memberangkatkannya. Dan hanya tinggal mendeklerasikan.

Khofifah juga mengaku sudah bersilaturahmi dan melakukan komunikasi dengan kalangan parpol.

Meski tak secara terang-terangan parpol mana yang bakal mengusungnya. Namun dari sinyal sudah ada dua partai yakni NasDem, Hanura dan Gerindra. Tak ketinggalan partai pohon Beringin tersebut juga meliriknya, untuk maju bersaing dengan Saifullah Yusuf.

“Jadi saya masih menunggu kapan deklarasi partai-partai itu. Kalau secara resmi sudah dideklarasikan, tentunya saya akan matur ke bapak Presiden, “papar Khofifah, seusai menghadiri acara Bahagia Muharram 1439 H bersama 4.000 yatim dan dhuafa di Aula Sidogiri Corporation, di Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Gerindra Jawa Timur, Soepriyatno yang ikut mendampingi Khofifah mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Khofifah. “Kami sudah meminta pendapat pada para Kiai di Jawa Timur dan responnya positif mendukung. Pertengahan Oktober ini, partai Gerindra akan mengambil sikap siapa yang resmi bakal diusung, “jelasnya.

Diakuinya baru Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang menyatakan siap maju Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang. Pihaknya juga mengajak partai lain seperti PAN dan PKS untuk berkoalisi. “Kami mencoba mencari calon alternatif di luar nama yang sudah beredar. Gus Ipul namanya sudah beredar sebagai Calon Gubernur Jawa Timur di Pilgub 2018 nanti, “ucap Soepriyatno.

Dia mengatakan dipilihnya Khofifah setelah adanya sinyal dari para Kiai agar Khofifah tetap maju di Pilgub Jatim. “Bukan tanpa pertimbangan kami pilih Khofifah. Tapi kami berupaya mencari calon alternatif selain Gus Ipul. Kami melihat adanya arus besar, agar pemilihan gubernur ini tidak hanya satu pasangan calon saja, melainkan ada pasangan lain, “pungkasnya. (abd)




Loading Facebook Comments ...